10 Orang Gugur dalam Agresi Baru Israel di Lebanon Selatan
Serangan udara, tembakan artileri, dan serangan drone Israel menewaskan sepuluh orang, termasuk anak-anak. Rezim pendudukan meningkatkan pelanggaran gencatan senjata di Lebanon selatan dan Lembah Beka
Lebanon, FAKTAGLOBAL.COM — Sepuluh orang gugur syahid pada Jumat dalam gelombang baru agresi Israel yang menargetkan Lebanon selatan, ketika pasukan pendudukan meningkatkan serangan udara, tembakan artileri, dan serangan drone di sejumlah wilayah, termasuk Sidon, Nabatieh, Tyre, dan Lembah Bekaa.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi bahwa warga sipil, termasuk anak-anak, termasuk di antara para korban yang tewas dalam serangan tersebut.
Di kota Anqoun, di distrik Sidon, dua orang gugur syahid dan seorang lainnya terluka akibat serangan udara Israel. Di Zrariyeh, tiga orang, termasuk dua anak-anak, gugur syahid. Di Mefdoun, di distrik Nabatieh, satu orang gugur syahid dan empat lainnya, termasuk seorang perempuan, mengalami luka-luka.
Serangan Udara dan Tembakan Artileri Israel Meningkat
Pesawat tempur Israel melancarkan serangan berulang kali ke Mefdoun dan melancarkan serangan baru ke Deir al-Zahrani.
Tembakan artileri juga menghantam Mefdoun, Jebchit, dan kawasan sekitar kota Nabatieh. Pemboman tambahan menargetkan Shoukin dan wilayah pinggirannya.
Di distrik Tyre, artileri Israel menghantam sejumlah wilayah ketika pesawat tempur rezim pendudukan memperluas operasinya ke lebih dari 35 kota dan desa di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.
Hizbullah Melanjutkan Operasi Perlawanan
Al Mayadeen melaporkan bahwa Perlawanan Islam di Lebanon menargetkan pasukan Israel yang berupaya maju dari Wadi Raj menuju tepi timur Sungai Zawtar.
Para pejuang perlawanan juga menghantam sebuah tank Israel di kawasan Bidar al-Faqani di Taybeh, sementara serangan roket menargetkan konsentrasi pasukan pendudukan Israel di sektor tengah Lebanon selatan.
Pasukan Israel yang beroperasi di wilayah selatan berulang kali menjadi sasaran drone peledak, termasuk sistem yang dirancang untuk menghindari tindakan penanggulangan elektronik, yang menunjukkan kemampuan adaptasi teknologi Hizbullah yang terus berkembang meskipun menghadapi serangan Israel yang berkelanjutan.
Kerusakan Luas di Komunitas Perbatasan
Drone, pesawat tempur, dan artileri Israel juga menargetkan Zrariyeh, Arab al-Jal, Kfar Tebnit, Haboush, Jebchit, Deir Antar, Sultaniyeh, Haris, Hadatha, dan wilayah pinggiran Bint Jbeil.
Operasi pemboman dan penghancuran terus berlangsung di kota-kota perbatasan seperti Khiam dan Bint Jbeil, menambah kehancuran besar yang telah ditimpakan terhadap kawasan-kawasan sipil.
Eskalasi terbaru ini terjadi di tengah pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel dan agresi militer yang berkelanjutan terhadap Lebanon selatan, termasuk penerapan apa yang disebut sebagai “garis kuning”, yang berdampak pada puluhan komunitas di wilayah perbatasan. (FG)


