17 Operasi dalam 24 Jam: Hizbullah Gempur Posisi Militer Israel
Perlawanan Lebanon melancarkan 17 operasi dalam sehari terakhir, menargetkan posisi militer, pusat komando, kendaraan lapis baja, dan tank milik Israel di berbagai titik medan operasi.
Lebanon, FAKTAGLOBAL.COM — Serangan intensif Hizbullah terhadap kendaraan lapis baja, posisi artileri, dan fasilitas militer Israel terus berlanjut dalam 24 jam terakhir.
Menurut Hizbullah, perlawanan Lebanon telah melaksanakan 17 operasi selama sehari terakhir dengan sasaran posisi militer Israel, pusat komando, kendaraan lapis baja, dan tank di berbagai wilayah operasi.
Drone Hizbullah Hantam Fasilitas Militer di Galilea
Radio militer Israel melaporkan bahwa sebuah drone meledak di dalam fasilitas militer Israel di Galilea Barat, dekat perbatasan Lebanon.
Sebelumnya, media Ibrani melaporkan sirene peringatan serangan udara berbunyi di Margaliot dan Manara di Galilea Atas, serta Adamit dan Arab al-Aramshe di Galilea Barat, setelah drone memasuki wilayah tersebut.
Peralatan Teknis Israel Jadi Sasaran
Hizbullah mengumumkan bahwa mereka menargetkan peralatan teknis milik Israel di lokasi militer Jal al-Deir yang berhadapan dengan kota Aitaroun menggunakan dua drone serang.
Kelompok perlawanan itu juga menyerang posisi militer Israel di permukiman Naqoura menggunakan drone serang.
Dua Tank dan Satu Kendaraan Lapis Baja Dihancurkan
Hizbullah juga menargetkan dua tank Israel di wilayah Yahmar al-Shaqif melalui serangan drone.
Selain itu, sebuah kendaraan militer Hummer milik Israel di Bukit al-Hamamis, selatan kota Khiam, dihantam drone bunuh diri “Ababil”. Hizbullah menyatakan serangan tersebut mengenai sasaran secara langsung dan akurat.
Konsentrasi kendaraan lapis baja dan area penempatan pasukan Israel juga menjadi sasaran tembakan mortir. Hizbullah menyebut posisi kendaraan lapis baja dan pasukan Israel di permukiman Rashaf dan al-Qouzah turut dihujani serangan dalam operasi tersebut.
Posisi Artileri Israel Diserang
Sebagai bagian dari operasi balasan yang terus berlanjut, Hizbullah menargetkan posisi artileri baru milik Israel di kawasan Sarda dan Bukit al-Hamamis, di selatan kota Khiam, Lebanon, menggunakan drone bunuh diri.
Situs militer al-Balat juga menjadi sasaran serangan rudal yang dilancarkan Hizbullah. (FG)


