Aksi Hari Quds Tunjukkan Kekuatan Nasional Iran: Ghalibaf
Ghalibaf mengatakan aksi besar Hari Quds di seluruh Iran menunjukkan kekuatan nasional dan sikap menantang setelah serangan menargetkan rute pawai di Teheran.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf memuji partisipasi besar masyarakat dalam aksi Hari Quds Internasional tahun ini, yang ia gambarkan sebagai demonstrasi kuat dari kekuatan nasional dan persatuan Iran.
Dalam sebuah pesan yang dirilis setelah pawai nasional tersebut, Ghalibaf berterima kasih kepada rakyat Iran yang telah menjawab seruan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Sayyed Mojtaba Hosseini Khamenei, dan tetap berpartisipasi dalam aksi tersebut meskipun menghadapi kondisi yang sulit.
Ia mengatakan kehadiran massa besar di seluruh negeri merupakan jawaban tegas terhadap kejahatan yang dilakukan oleh apa yang ia sebut sebagai musuh agresor.
Pawai Tetap Berlangsung Meski Rute Demonstrasi Diserang
Menurut Ghalibaf, aksi tersebut tetap berlangsung meskipun musuh melakukan serangan yang menargetkan area di sepanjang rute pawai di Teheran.
“Partisipasi luas dan penuh semangat rakyat Iran dalam pawai Hari Quds Internasional tahun ini, sebagai jawaban atas seruan Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyed Mojtaba Hosseini Khamenei, merupakan manifestasi cemerlang dari keberanian, kesadaran, tanggung jawab, serta komitmen bangsa Iran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan Islam,” demikian isi pernyataan tersebut.
Ia menambahkan bahwa besarnya partisipasi itu membuktikan bahwa bangsa Iran tetap berdiri teguh dalam momen-momen menentukan dan memandang pembelaan terhadap kaum tertindas serta perlawanan terhadap agresi sebagai kewajiban sejarah dan kemanusiaan.
Loyalitas yang Diperbarui terhadap Cita-cita Revolusi Islam
Ghalibaf juga menggambarkan pawai tersebut sebagai cerminan kemandirian, martabat, dan kesetiaan rakyat Iran terhadap cita-cita Revolusi Islam dan para pemimpinnya.
Ia mengatakan kehadiran warga di jalanan pada apa yang ia sebut sebagai salah satu periode paling bersejarah dalam sejarah kontemporer Iran menunjukkan tekad bangsa tersebut untuk melawan penindasan.
“Hati nurani yang terjaga dari bangsa yang berani ini tidak akan pernah dibungkam di hadapan ketidakadilan dan kekerasan, apa pun ancaman atau serangan yang dihadapi,” kata Ghalibaf.
Ketua parlemen itu menutup pernyataannya dengan mengatakan bahwa rakyat Iran sekali lagi telah menunjukkan peran penentu mereka dalam momen-momen penting sejarah, serta menyatakan keyakinannya bahwa keberanian, persatuan, dan kesadaran mereka dapat membentuk masa depan yang lebih cerah bagi negara dan kawasan. (FG)



