Araghchi: Putaran Ketiga Perundingan Iran–AS Capai Kemajuan
Menteri luar negeri Iran mengatakan pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat telah memasuki unsur-unsur substantif terkait isu nuklir dan sanksi, dengan pertemuan teknis dijadwalkan dimulai d
Iran | FAKTAGLOBAL.COM — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggambarkan putaran ketiga pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat sebagai salah satu fase perundingan paling serius sejauh ini, seraya menyatakan bahwa proses tersebut mencapai kemajuan yang baik.
Berbicara di Jenewa, Araghchi mengatakan putaran terbaru menonjol baik dari segi durasi maupun intensitasnya, mencerminkan pergeseran menuju keterlibatan yang lebih substantif dibandingkan diskusi sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun pembicaraan tetap bersifat tidak langsung, tingkat keseriusan yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak menunjukkan upaya yang lebih kuat untuk bergerak menuju hasil yang dapat diterapkan.
Memasuki Unsur Inti dari Potensi Kesepakatan
Araghchi mengatakan bahwa pesan-pesan antara delegasi Iran dan AS disampaikan melalui Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, serta Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional.
Ia mencatat bahwa kehadiran Grossi pada fase ini sangat bermanfaat untuk menangani aspek-aspek teknis perundingan.
Menteri luar negeri tersebut mengatakan putaran terbaru telah melampaui diskusi umum dan memasuki unsur-unsur inti dari sebuah potensi kesepakatan.
Ia menjelaskan bahwa perundingan membahas baik berkas nuklir maupun isu pencabutan sanksi, menandai fase yang lebih substantif dalam proses tersebut.
Araghchi mengakui bahwa perbedaan pandangan masih ada pada sejumlah isu, seraya menggambarkan perbedaan tersebut sebagai hal yang wajar mengingat kompleksitas dan sensitivitas perkara yang dibahas.
Pertemuan Teknis Dimulai di Wina
Araghchi mengatakan telah disepakati bahwa tim teknis akan memulai pembahasan rinci mulai hari Senin di Wina, di kantor Badan.
Ia menjelaskan bahwa pertemuan-pertemuan ini akan berfokus pada klarifikasi dimensi teknis serta bekerja bersama para pakar Badan untuk mencapai kerangka yang selaras dengan persyaratan Badan.
Menurutnya, dimulainya pembicaraan di tingkat teknis mencerminkan keseriusan kedua belah pihak dan dimaksudkan untuk menyiapkan landasan bagi pengambilan keputusan politik yang terinformasi.
Pencabutan Sanksi Menjadi Fokus Utama
Menanggapi isu sanksi, Araghchi mengatakan Iran telah secara jelas menyampaikan tuntutannya terkait pencabutan sanksi sepihak AS yang berdampak pada berbagai sektor.
Ia mencatat bahwa Iran juga secara tegas memaparkan posisinya mengenai isu-isu yang berkaitan dengan Dewan Keamanan PBB serta area-area perbedaan yang masih ada.
Araghchi mengatakan kedua belah pihak sepakat untuk terlibat lebih dalam dan lebih rinci dalam isu-isu terkait sanksi pada pekan mendatang.
Putaran Politik Berikutnya Diperkirakan dalam Waktu Kurang dari Sepekan
Menteri luar negeri tersebut mengatakan perundingan di tingkat politik diperkirakan akan kembali digelar dalam waktu kurang dari satu pekan.
Ia menambahkan bahwa selama periode ini, kedua belah pihak memiliki pekerjaan persiapan yang harus diselesaikan, termasuk penyusunan dokumen dan tindak lanjut atas pembahasan teknis.
Araghchi menegaskan kembali bahwa putaran ketiga merupakan yang terpanjang dan paling serius sejauh ini, dan mengatakan bahwa fase berikutnya akan dibangun di atas kemajuan yang telah dicapai. (FG)


