Ayatullah Khamenei Puji Aksi Massa Iran sebagai Peringatan Historis bagi Washington
Pemimpin Revolusi Islam mengatakan demonstrasi nasional mengungkap skema asing, menolak kekacauan bersenjata, dan menegaskan kembali keteguhan Iran melawan intervensi yang didukung AS
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Khamenei, memuji aksi massa nasional berskala besar di seluruh Iran sebagai sebuah “tindakan besar” dan “hari bersejarah,” seraya menegaskan bahwa rakyat Iran telah menggagalkan rencana-rencana asing dan menyampaikan peringatan yang jelas kepada Washington dan sekutu-sekutu regionalnya.
Dalam pesan yang ditujukan kepada bangsa Iran menyusul demonstrasi besar pada Senin, Ayatullah Khamenei mengatakan bahwa aksi-aksi tersebut menampakkan jati diri, tekad, dan kewaspadaan rakyat Iran dalam menghadapi skema permusuhan yang bertujuan mendestabilisasi negara melalui para kaki tangan dari dalam negeri.
‘Sebuah Tindakan Besar dan Hari Bersejarah’
Berbicara langsung kepada rakyat Iran, Ayatullah Khamenei memuji apa yang ia sebut sebagai perwujudan luar biasa dari keteguhan nasional.
“Kalian telah menunaikan sebuah tindakan besar hari ini dan menorehkan satu hari bersejarah,” ujarnya.
“Kerumunan besar ini, yang dipenuhi tekad yang kokoh, telah menggugurkan rencana musuh-musuh asing yang hendak dilaksanakan melalui para kaki tangan dari dalam.”
Pemimpin Revolusi menegaskan bahwa demonstrasi tersebut menunjukkan kekuatan dan kesadaran bangsa Iran, seraya menekankan bahwa rakyat senantiasa hadir di medan dalam segala keadaan dan sepenuhnya sadar akan siapa musuh-musuh mereka.
Peringatan bagi Politisi AS
Ayatullah Khamenei menyatakan bahwa demonstrasi itu harus menjadi peringatan langsung bagi para politisi Amerika Serikat, dengan mendesak mereka untuk menghentikan tipu daya dan meninggalkan ketergantungan pada apa yang ia sebut sebagai “kaki tangan pengkhianat.”
Ia menekankan bahwa rakyat Iran tidak hanya tangguh, tetapi juga waspada secara politik, mampu mengenali dan menghadapi upaya-upaya yang didukung asing untuk menebar kekacauan dan perpecahan.
“Bangsa Iran kuat dan mampu, sadar dan mengenal musuhnya, serta hadir di arena dalam setiap keadaan,” ujarnya.
Aksi Nasional Menolak Kerusuhan Bersenjata
Pesan Ayatullah Khamenei disampaikan setelah demonstrasi berjuta-juta orang yang meluas ke seluruh Iran pada Senin pagi di bawah slogan “Solidaritas Nasional dan Menghormati Perdamaian dan Persahabatan.” Aksi-aksi tersebut digelar untuk mengecam kerusuhan bersenjata dan menegaskan kembali dukungan rakyat terhadap Republik Islam dan stabilitas nasional.
Massa memenuhi jalan-jalan dari Teheran hingga provinsi-provinsi di tenggara, mengecam kekerasan dan sabotase serta menyuarakan penolakan terhadap campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, Iran menyaksikan aksi-aksi kekerasan, kerusuhan, dan sabotase yang menurut otoritas telah menyusup ke dalam protes-protes yang sebelumnya damai terkait kondisi ekonomi di sejumlah wilayah. Insiden-insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa, kerusakan properti publik dan swasta, serta aksi pembakaran.
Para pejabat Iran berulang kali menegaskan perbedaan antara protes damai dan kekacauan bersenjata, dengan menekankan bahwa meskipun demonstrasi yang sah merupakan hak, kekerasan dan sabotase yang diarahkan dari luar tidak akan ditoleransi.
Slogan Anti-AS dan Anti-‘Israel’
Para demonstran di berbagai provinsi mengibarkan bendera Republik Islam Iran dan meneriakkan slogan-slogan menentang Amerika Serikat dan “Israel,” sebagai ekspresi penolakan tegas terhadap campur tangan eksternal dalam urusan negara mereka.
Televisi pemerintah Iran menyiarkan secara langsung rekaman dari aksi-aksi protes di berbagai kota, termasuk Zahedan, Birjand, dan Kerman di tenggara Iran, yang menampilkan kerumunan besar dan partisipasi publik yang terkoordinasi.
Sejumlah kota di Iran juga menyaksikan prosesi pemakaman bagi mereka yang tewas dalam kerusuhan bersenjata, yang digelar bersamaan dengan aksi-aksi nasional. Prosesi tersebut menegaskan kemarahan publik atas kekerasan dan memperkuat tuntutan akan keamanan dan stabilitas.
‘Ya untuk Protes, Tidak untuk Kekacauan Bersenjata’
Ketika jutaan orang turun ke jalan, pesan dari Teheran tidak ambigu: protes damai adalah sah, namun kerusuhan bersenjata dan campur tangan asing tidak dapat diterima.
Pada Minggu, pemerintah Iran dan Korps Garda Revolusi Islam menyerukan partisipasi luas dalam aksi-aksi solidaritas nasional untuk menegaskan dukungan terhadap stabilitas serta menolak kerusuhan dan campur tangan asing. Mereka kembali menegaskan dukungan terhadap protes damai, sembari menyatakan Amerika Serikat dan “Israel” bertanggung jawab atas aksi-aksi sabotase dan kematian para demonstran.
Ayatullah Khamenei menutup pesannya dengan memohonkan rahmat Ilahi bagi rakyat Iran, seraya memuji persatuan dan keteguhan mereka dalam menghadapi tekanan eksternal dan subversi internal.
Berikut pernyataan lengkap Pemimpin Revolusi:
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Wahai rakyat Iran yang agung dan mulia!
Hari ini, kalian telah menunaikan sebuah perbuatan besar dan menorehkan satu hari bersejarah. Kerumunan besar ini, yang dipenuhi tekad yang kuat, telah menggugurkan rencana musuh-musuh asing yang hendak dilaksanakan oleh para kaki tangan di dalam negeri.
Bangsa Iran yang agung telah menampilkan dirinya—tekadnya dan jati dirinya—di hadapan musuh-musuh. Ini merupakan peringatan bagi para politisi Amerika agar menghentikan tipu daya mereka dan tidak menggantungkan harapan pada para kaki tangan pengkhianat.
Rakyat Iran kuat dan mampu, sadar dan mengenal musuhnya, serta hadir di arena dalam segala keadaan.
Semoga Allah meliputi kalian semua dengan rahmat-Nya.
Sayyed Ali Khamenei
12 Januari 2026 (FG)


