CENTCOM Klaim Penarikan Penuh Tapi Pertahankan Postur Militer di Suriah
Komando Pusat AS mengonfirmasi penarikannya dari pangkalan Al-Tanf di Suriah, seraya mengklaim pasukan tetap siaga untuk merespons ancaman terkait ISIS.
Suriah | FAKTAGLOBAL.COM — Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) telah mengonfirmasi selesainya apa yang disebut sebagai “penarikan yang tertib” pasukan Amerika dari pangkalan Al-Tanf di Suriah selatan, mengakhiri bertahun-tahun kehadiran militer di lokasi strategis tersebut.
Menurut pernyataan CENTCOM, penarikan dilakukan pada 11 Februari sebagai bagian dari apa yang disebut sebagai transisi yang disengaja dan berbasis kondisi di bawah kerangka koalisi anti-ISIS yang dipimpin AS.
Pangkalan Al-Tanf telah beroperasi tanpa persetujuan pemerintah Suriah, sehingga berulang kali menuai kritik dari Damaskus atas pelanggaran kedaulatan nasional.
Postur Militer yang Berlanjut
Dalam pernyataannya, CENTCOM mengklaim bahwa meskipun telah menarik diri dari pangkalan Al-Tanf, pasukan Amerika tetap dalam keadaan siaga dan menyatakan akan merespons setiap potensi ancaman dari kelompok teroris ISIS.
Dalam pernyataan itu, komando AS juga mengklaim bahwa selama dua bulan terakhir, pasukan Amerika telah melancarkan lebih dari 100 serangan terhadap target yang terkait dengan ISIS serta menahan atau menewaskan lebih dari 50 individu yang diduga berafiliasi dengan kelompok tersebut.
Namun, CENTCOM tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai lokasi maupun sifat spesifik dari operasi-operasi tersebut.
Komando itu menambahkan bahwa Washington terus memantau perkembangan keamanan di Suriah dan kawasan yang lebih luas, menandakan bahwa meskipun pangkalan Al-Tanf telah dikosongkan, keterlibatan militer AS di Suriah belum sepenuhnya berakhir. (FG)


