Gelombang 59 Operasi Janji Sejati IV: Rudal Haj Qasem Diluncurkan
IRGC meluncurkan Gelombang 59 Operasi Janji Sejati IV dengan rudal Haj Qasem, menargetkan lokasi Israel dan pangkalan AS di tengah eskalasi serangan di kawasan
Iran, FAKTAGLOBAL.COM – IRGC mengumumkan pelaksanaan Gelombang 59 Operasi Janji Sejati IV dengan peluncuran rudal Haj Qasem.
Hubungan Masyarakat IRGC menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan menggunakan rudal Haj Qasem sebagai bagian dari gelombang serangan terbaru.
Gelombang ini, dengan sandi “Ya Haidar Karrar,” dipersembahkan untuk para syuhada Angkatan Dirgantara. Serangan ini menargetkan lokasi di Beit Shemesh, Tel Aviv, Al-Quds yang diduduki, serta pangkalan militer Amerika di Al Udeid, Ali Al Salem, Fujairah Sheikh Isa, dan Erbil.
Operasi ini dilakukan dengan menggunakan sistem presisi dan serangan tepat sasaran, termasuk rudal Qadr, Emad, Fattah, dan Haj Qasem, serta drone penghancur, dalam sebuah operasi berbasis dampak yang dilaksanakan dengan sukses penuh berkat pertolongan Ilahi.
Fase baru serangan dahsyat dan efektif di seluruh kawasan terhadap musuh Amerika–Zionis telah dimulai, dan tulang punggung kesombongan global akan dipatahkan di jalanan dan medan pertempuran.
Komandan Mousavi: Tulang Punggung Kesombongan Global Akan Dipatahkan
Brigadir Jenderal Seyed Majid Mousavi, Komandan Angkatan Dirgantara IRGC, menyatakan dalam sebuah unggahan:
“Fase baru serangan efektif dan dahsyat di seluruh kawasan terhadap musuh Amerika–Zionis telah dimulai, dan tulang punggung kesombongan global akan dipatahkan di jalanan dan medan pertempuran.”
Menargetkan 5 Pembangkit Listrik Utama Dapat Lumpuhkan Sistem Listrik Israel
Sementara itu, dalam struktur pembangkitan listrik Israel, sekitar 10 hingga 12 pembangkit listrik utama beroperasi, dengan lima fasilitas kunci menyuplai lebih dari setengah total listrik negara tersebut.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, lima pembangkit listrik tersebut adalah:
Pembangkit Listrik Orot Rabin (wilayah Haifa) – sekitar 3.000 MW
Pembangkit Listrik Rutenberg (selatan) – sekitar 2.300 MW
Pembangkit Listrik Siklus Gabungan Hagit – sekitar 1.500 MW
Pembangkit Listrik Ashkelon (dua bahan bakar) – sekitar 1.000 MW
Pembangkit Listrik Dalia (dekat Al-Quds) – sekitar 900–1.000 MW
Secara keseluruhan, kelima fasilitas ini menghasilkan lebih dari 50% listrik Israel.
Jika pembangkit-pembangkit ini menjadi target atau keluar dari operasi dalam skenario konflik, maka sebagian besar jaringan listrik Israel akan terganggu, bahkan berpotensi menyebabkan pemadaman listrik secara luas di seluruh wilayah. (FG)




