Gelombang 75 Operasi Janji Sejati IV: Rudal Iran Lumpuhkan Pertahanan Udara Israel
Serangan balistik menargetkan posisi Zionis dan AS saat langit Tel Aviv berada di bawah tekanan rudal berkelanjutan, mengungkap kegagalan berulang sistem intersepsi Israel.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan pelaksanaan gelombang ke-75 Operasi Janji Sejati IV.
Kantor Hubungan Masyarakat IRGC menyatakan bahwa gelombang ketujuh puluh lima Operasi Janji Sejati IV dilaksanakan dengan sandi “Ya Fatimah al-Zahra (salam atasnya)” serta atas nama dan untuk mengenang Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, juru bicara IRGC yang gugur, dan Hujjat al-Islam Khatib, Menteri Intelijen yang gugur, dengan menargetkan sasaran Zionis dan Amerika.
Serangan Presisi terhadap Posisi Militer Zionis
Dalam gelombang ini, berdasarkan intelijen yang diperoleh oleh unit intelijen operasional, lokasi-lokasi penempatan baru dan tempat persembunyian pasukan militer Zionis di berbagai wilayah tanah pendudukan menjadi sasaran.
Pangkalan Udara Prince Sultan di Al-Kharj—salah satu lokasi utama penempatan dan operasi pasukan Amerika yang melakukan agresi terhadap Iran—juga menjadi target serangan rudal balistik.
IRGC memperingatkan pasukan Zionis dan Amerika bahwa mereka sepenuhnya berada di bawah pengawasan unit intelijen operasional IRGC, serta menegaskan bahwa bersembunyi di dalam permukiman—seperti bersembunyi di sebuah permukiman di Arad—tidak akan menjamin keselamatan mereka karena dominasi intelijen IRGC.
Langit Tel Aviv Dikuasai Hujan Rudal Iran
Dalam gelombang baru serangan rudal skala besar yang menargetkan wilayah pusat tanah pendudukan, langit Tel Aviv dan sekitarnya sepenuhnya berada di bawah kendali rudal Iran.
Video yang beredar di media sosial dan dilaporkan oleh berbagai media menunjukkan sejumlah besar rudal Iran berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis rezim Zionis dan menghantam berbagai titik di wilayah pendudukan.
Pertahanan Udara Israel Gagal Menghadapi Tekanan Berkelanjutan
Sistem pertahanan udara Israel, termasuk Iron Dome, kembali gagal mencegat volume besar rudal canggih Iran.
Selama beberapa jam, langit Tel Aviv berubah menjadi ajang demonstrasi kemampuan rudal Iran, yang menimbulkan ketakutan dan kepanikan luas di kalangan pemukim di wilayah pendudukan.
Media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa kecepatan dan intensitas peluncuran rudal Iran—dari utara hingga selatan wilayah pendudukan—bersifat luar biasa karena kesinambungan dan keberlanjutannya yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Menurut laporan media, ledakan besar terdengar di berbagai wilayah, sementara gambar-gambar menunjukkan kerusakan luas pada infrastruktur rezim Zionis. Laporan visual dari Rosh HaAyin di wilayah pusat tanah pendudukan mengonfirmasi kerusakan signifikan akibat hantaman rudal.
Surat kabar berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth menggambarkan kerusakan di Petah Tikva, sebelah timur Tel Aviv, sebagai “luas.” (FG)


