Ghalibaf ke Nabih Berri: Iran Akan Berdiri Lawan Israel Jika Serangan ke Lebanon Berlanjut
Ketua Parlemen Iran Menegaskan Setiap Kesepakatan untuk Mengakhiri Perang Iran-AS Harus Mencakup Penghentian Serangan Israel terhadap Lebanon
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator, Mohammad Bagher Ghalibaf, memperingatkan bahwa Iran akan secara langsung menghadapi Israel jika serangannya terhadap Lebanon terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa setiap kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat harus mencakup penghentian agresi di seluruh front, terutama di Lebanon.
Ghalibaf menyampaikan pernyataan tersebut dalam percakapan telepon dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri di tengah meningkatnya ketegangan akibat ancaman Israel terhadap Lebanon dan upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk mencapai gencatan senjata regional yang lebih luas.
“Iran dan Lebanon Adalah Satu”
Menurut pernyataan yang dirilis media Iran, Ghalibaf memuji peran Hizbullah dan Gerakan Amal dalam menghadapi agresi Israel serta membela Lebanon dan umat Islam secara keseluruhan.
“Hizbullah dan Amal hari ini membela tanah air mereka sekaligus umat Islam. Karena itu, ikatan antara Iran dan Lebanon tidak dapat diputuskan, dan kehidupan kalian adalah kehidupan kami, serta kehidupan kami adalah kehidupan kalian,” kata Ghalibaf.
Pejabat Iran tersebut menegaskan bahwa Teheran telah secara aktif bekerja selama dua hari terakhir untuk menghentikan serangan Israel terhadap Lebanon.
Iran Ancam Hentikan Perundingan dan Hadapi Israel
Ghalibaf memperingatkan bahwa berlanjutnya serangan Israel akan membawa konsekuensi langsung terhadap upaya diplomatik yang sedang berlangsung.
“Selama dua hari terakhir, kami secara serius berupaya menghentikan serangan Israel, dan jika kejahatan-kejahatan ini terus berlanjut, kami tidak hanya akan menghentikan perundingan, tetapi juga akan berdiri melawan rezim Zionis,” tegasnya.
Pernyataan tersebut muncul tidak lama setelah Iran menangguhkan perundingan tidak langsung dengan Washington menyusul ancaman Israel terhadap Beirut dan berlanjutnya serangan terhadap wilayah Lebanon.
Para pejabat Iran berulang kali menegaskan bahwa Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pengaturan gencatan senjata dan bahwa pelanggaran Israel terhadap Lebanon tidak dapat dipisahkan dari perundingan yang lebih luas terkait konflik regional.
Lebanon Harus Dimasukkan dalam Setiap Kesepakatan
Ghalibaf lebih lanjut menekankan bahwa setiap kesepakatan di masa depan untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat harus mencakup jaminan terkait Lebanon.
“Jika sebuah kesepakatan tercapai untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat, maka kesepakatan tersebut akan mencakup penghentian serangan di seluruh front, terutama Lebanon,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kembali komitmen Teheran untuk mewujudkan gencatan senjata menyeluruh di seluruh wilayah Lebanon.
“Kami bertekad untuk menegakkan gencatan senjata di seluruh Lebanon, terutama di wilayah selatan negara itu,” tambah Ghalibaf.
Berri Berterima Kasih kepada Iran atas Dukungannya terhadap Lebanon
Sementara itu, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menyampaikan apresiasinya atas upaya Iran dalam menghentikan serangan Israel dan mendukung Lebanon selama krisis yang sedang berlangsung.
“Lebanon tidak akan pernah melupakan sikap positif Iran pada tahap yang sensitif ini,” kata Berri.(FG)


