Hamas Berduka atas Gugurnya Komandan Senior Qassam Muhammad Odeh
Ribuan warga Palestina mengikuti prosesi pemakaman Muhammad Odeh “Abu Amr” dan keluarganya setelah serangan udara Israel menghantam rumah mereka di kawasan Al-Rimal, Kota Gaza
Palestina, FAKTAGLOBAL.COM — Gerakan Perlawanan Palestina Hamas pada Rabu menyampaikan duka atas syahidnya komandan senior Brigade Al-Qassam Muhammad Odeh, yang dikenal luas dengan nama “Abu Amr”, setelah ia gugur bersama istri dan tiga anaknya dalam serangan udara Israel yang menargetkan Kota Gaza.
Odeh dibunuh dalam serangan Israel pada malam hari yang menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di kawasan Al-Rimal, Gaza bagian barat.
Serangan tersebut juga merenggut nyawa istrinya yang dikenal sebagai Umm Amr serta ketiga anak mereka: Yasser Muhammad Odeh, Yahya Muhammad Odeh, dan Jamila Muhammad Odeh.
Hamas menggambarkan Odeh sebagai salah satu komandan senior Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan tersebut, dan menyebut bahwa setelah syahidnya Ezzeddine al-Haddad, ia termasuk di antara komandan tertinggi dalam brigade tersebut.
Gerakan itu memuji peran Odeh di jalan Perlawanan dan mengecam apa yang disebutnya sebagai pembunuhan teroris yang dilakukan rezim Zionis terhadap para pemimpin Perlawanan Palestina dan warga sipil di Gaza.
Serangan Israel tersebut menargetkan sebuah apartemen di dalam kompleks permukiman padat penduduk di distrik Al-Rimal, menyebabkan kehancuran luas dan korban sipil.
Pembunuhan ini terjadi di tengah bombardir Israel yang terus berlangsung di seluruh Jalur Gaza, ketika pendudukan melanjutkan kampanye militernya terhadap warga sipil Palestina dan faksi-faksi Perlawanan.
Hamas menegaskan bahwa pembunuhan para pemimpin Perlawanan tidak akan menghentikan jalan jihad dan Perlawanan, seraya menekankan bahwa darah para syuhada akan memperkuat tekad rakyat Palestina dalam menghadapi pendudukan.
Ribuan Warga Hadiri Prosesi Pemakaman di Gaza
Dalam perkembangan terkait, massa besar warga Palestina mengikuti prosesi pemakaman Muhammad Odeh dan keluarganya pada Rabu di Kota Gaza.
Menurut Palestinian Information Center, prosesi pemakaman dimulai setelah salat Zuhur dari Masjid Al-Nour di Jalan Al-Thawra, dengan ribuan pelayat mengusung jenazah para syuhada di atas pundak mereka.
Para pelayat meneriakkan slogan-slogan yang mengecam agresi Israel dan menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap Perlawanan.
Sebelumnya pada hari yang sama, Hamas telah menyerukan kepada rakyat Palestina untuk berpartisipasi luas dalam prosesi pemakaman tersebut, seraya menggambarkan Odeh sebagai komandan Perlawanan yang teguh yang “gugur dengan kemuliaan dan kehormatan di medan jihad dan pengorbanan.”
Gerakan itu menyatakan bahwa sang syahid telah “menulis lembaran baru kehormatan dan kemuliaan dengan darahnya,” sementara duka dan kemarahan menyebar di seluruh Gaza setelah pembunuhan tersebut. (FG)



