Hamas: Jalan Syahid Izzuddin al-Haddad Akan Terus Berlanjut Hingga Al-Aqsa Dibebaskan
Perlawanan Palestina menegaskan bahwa pembunuhan Abu Suhaib, Kepala Staf Brigade Al-Qassam, hanya akan memperkuat perjuangan dan mempercepat runtuhnya pendudukan Zionis.
Palestina, FAKTAGLOBAL.COM — Hamas dan faksi-faksi perlawanan Palestina lainnya menegaskan bahwa mereka akan terus melanjutkan jalan Syahid Izzuddin al-Haddad, yang dikenal dengan nama Abu Suhaib, setelah beliau gugur syahid dalam serangan Zionis di bagian barat Gaza City.
Kelompok perlawanan menegaskan bahwa kebijakan lama Israel untuk membunuh para pemimpin militer tidak akan mampu mematahkan tekad rakyat Palestina, dan tidak akan menghentikan langkah menuju pembebasan Al-Aqsa Mosque serta seluruh wilayah Palestina yang diduduki.
Gerakan Mujahidin Palestina Berduka atas Gugurnya Kepala Staf Al-Qassam
Palestinian Mujahideen Movement beserta sayap militernya, Brigade Mujahidin, mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu untuk meratapi Syahid al-Haddad dan menggambarkannya sebagai salah satu pemimpin militer paling menonjol dalam perlawanan Palestina.
Gerakan tersebut menyatakan bahwa Abu Suhaib gugur syahid dalam sebuah “pembunuhan Zionis yang pengecut” yang menargetkan wilayah barat Gaza pada Jumat malam.
Mereka memuji puluhan tahun pengorbanannya dan rekam jejak jihadnya yang gemilang dalam menghadapi pendudukan di jalan menuju Al-Quds.
Kelompok tersebut menyampaikan belasungkawa sekaligus ucapan selamat kepada Hamas, Izz ad-Din al-Qassam Brigades, dan seluruh rakyat Palestina, seraya menegaskan bahwa kampanye pembunuhan yang dilakukan rezim Zionis di Gaza tidak akan melemahkan tekad para mujahidin dan tidak akan menentukan hasil konflik demi keuntungan penjajah, meskipun lebih dari dua setengah tahun perang dan genosida terus berlangsung.
“Darah Syahid Abu Suhaib dan seluruh syuhada umat akan tetap menjadi pelita yang menerangi jalan jihad dan perlawanan,” demikian bunyi pernyataan tersebut. “Darah mereka akan melahirkan kemenangan agung yang mempercepat lenyapnya sepenuhnya entitas Zionis perampas dari tanah suci.”
Hamas: Kehilangan Besar, Namun Kafilah Syuhada Terus Bergerak
Hazem Qassem, juru bicara Hamas, juga memberikan penghormatan kepada al-Haddad dalam sebuah pernyataan video yang dirilis pada hari Sabtu.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Palestina, umat Arab dan Islam, serta “seluruh orang merdeka dan terhormat di dunia” atas kesyahidan komandan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk jihad dan menghancurkan pendudukan.
Qassem menggambarkan Abu Suhaib sebagai “salah satu gunung Palestina,” dan mengatakan bahwa beliau kini bergabung dengan jajaran para pemimpin besar revolusi Palestina kontemporer, termasuk Izz ad-Din al-Qassam, Mohammed Deif, dan Yahya Sinwar.
“Hari ini, Syahid Izzuddin al-Haddad berdiri dalam rantai agung para syuhada—rantai emas putra-putra bangsa kami yang maju untuk membebaskan tanah Mi’raj Nabi dan tanah air para tawanan Palestina,” kata Qassem.
Jalan Menuju Al-Aqsa Terus Berlanjut
Juru bicara Hamas itu mengakui bahwa kehilangan Abu Suhaib merupakan kehilangan yang sangat besar, namun menegaskan bahwa jalan perlawanan akan terus berlanjut bersama kafilah panjang para lelaki suci dan setia.
“Jalan ini akan terus berlanjut,” ujarnya, “dan dengan pertolongan serta janji Allah, kafilah ini segera akan berkemah di pelataran yang diberkahi di Masjid Al-Aqsa, ketika tempat suci ini dibebaskan dan kembali memperoleh kemuliaannya dengan izin Allah.”
Perlawanan Palestina berulang kali menegaskan bahwa pembunuhan para pemimpinnya dalam sejarah justru memperkuat, bukan melemahkan, tekad mereka, dan melahirkan generasi baru komandan yang berkomitmen untuk meneruskan perjuangan hingga pendudukan dikalahkan sepenuhnya. (FG)



