Hizbullah Luncurkan 24 Operasi Lawan Israel di Lebanon Selatan
Perlawanan Islam menyatakan para pejuangnya menargetkan konsentrasi pasukan, kendaraan, posisi artileri, tank Merkava, dan drone Israel sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata
Lebanon, FAKTAGLOBAL.COM — Perlawanan Islam di Lebanon melanjutkan operasinya terhadap pasukan pendudukan Israel pada hari Rabu dengan mengumumkan 24 serangan terpisah yang menargetkan konsentrasi pasukan, kendaraan militer, posisi artileri, tank Merkava, dan drone Israel di berbagai wilayah Lebanon selatan.
Dalam serangkaian pernyataan yang disiarkan oleh Al-Manar, Perlawanan menegaskan bahwa operasi-operasi tersebut dilakukan untuk membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel dan serangan terhadap desa-desa di Lebanon selatan yang menyebabkan gugurnya sejumlah syuhada dan melukai warga sipil.
Seluruh serangan berlangsung sepanjang Rabu, 20 Mei 2026, bertepatan dengan 03 Dzulhijjah 1447 H.
Serangan Roket terhadap Konsentrasi Pasukan Israel
Perlawanan menyatakan bahwa para pejuangnya memulai operasi sejak sesaat setelah tengah malam dengan menargetkan konsentrasi kendaraan dan tentara Israel di Rashaf pada pukul 00:20 dan di Dibl pada pukul 00:40 melalui rentetan roket.
Pada pukul 11:00, pejuang Perlawanan menghantam konsentrasi kendaraan dan pasukan Israel lainnya di dekat aliran sungai di pinggiran Deir Siryan menggunakan tembakan artileri.
Rentetan roket berikutnya kemudian menargetkan pasukan Israel di Shama pada pukul 12:30, Khillet Raj di Deir Siryan pada pukul 16:50, pinggiran Hadatha pada pukul 17:50, serta konsentrasi pasukan dan kendaraan Israel di Bayyada dan Naqoura pada pukul 19:15 dan 20:00 dengan menggunakan drone serang.
Tank Merkava dan Bulldozer D9 Dihantam
Sebagian besar operasi hari itu difokuskan pada unit-unit lapis baja Israel.
Pada pukul 12:20, pejuang Perlawanan menargetkan sebuah tank Merkava di Baydar al-Faqani, Taybeh, menggunakan drone serang dan melaporkan adanya serangan yang mengenai sasaran secara pasti.
Konfrontasi paling sengit terjadi di sekitar Hadatha, di mana Perlawanan menyatakan telah menghantam sejumlah kendaraan lapis baja Israel dan pasukan yang sedang maju.
Pada pukul 15:20, para pejuang menargetkan sebuah bulldozer D9 dengan drone serang dan sebuah tank Merkava dengan senjata roket di dekat kolam Hadatha, dengan hasil serangan yang dipastikan mengenai sasaran.
Pada saat yang sama, tank Merkava kedua dihantam di kawasan al-Baydar, Hadatha, dengan rudal berpemandu. Perlawanan menyatakan tank tersebut terlihat terbakar, sementara pasukan pengawalnya dihantam dengan rentetan roket.
Pada pukul 15:25, bulldozer kedua yang dikirim untuk mengevakuasi kendaraan yang rusak di Hadatha juga dihantam oleh drone serang.
Pada pukul 15:40, tank Merkava ketiga diserang di dekat area stadion Hadatha dengan drone serang, yang kemudian disusul dengan rentetan roket ke konsentrasi pasukan Israel pendukung.
Pada pukul 17:15, Perlawanan menargetkan tank Merkava keempat di dekat kolam Hadatha dengan drone serang dan kembali melaporkan serangan yang mengenai sasaran secara pasti.
Serangan Israel ke Hadatha Digagalkan
Perlawanan menyatakan bahwa para pejuangnya menghadapi pasukan gabungan Israel yang bergerak menuju Hadatha dari arah kawasan al-Baydar pada pukul 14:00.
Ketika pasukan tersebut mencapai area dekat kolam, pejuang Perlawanan menghantamnya dengan tembakan artileri dan rentetan roket terus-menerus selama setengah jam.
Pada pukul 16:30, para pejuang terlibat bentrokan langsung dengan pasukan infanteri Israel yang didukung dua tank Merkava yang bergerak menuju Husainiyah Hadatha, menggunakan senjata ringan dan tembakan langsung.
Perlawanan menyatakan bentrokan tersebut menyebabkan korban pasti di pihak Israel dan memaksa pasukan musuh menarik korban-korbannya di bawah perlindungan asap tebal.
Antara pukul 15:45 hingga 16:50, tiga konsentrasi pasukan Israel di pinggiran Hadatha juga dihantam dengan rentetan roket berulang kali.
Pada pukul 17:00, konsentrasi kendaraan dan tentara Israel di dekat al-Baydar, pinggiran Hadatha, dihantam oleh kawanan drone serang, diikuti serangan drone lainnya pada pukul 17:25 terhadap pasukan Israel di sekitar kolam.
Posisi Artileri dan Situs Militer Israel Diserang
Perlawanan Islam juga mengumumkan serangan drone terhadap posisi artileri Israel.
Pada pukul 10:00, para pejuang menargetkan emplasemen artileri Israel di Yaroun dengan kawanan drone serang. Pada pukul 10:30, kawanan drone lainnya menghantam posisi artileri Israel di Bint Jbeil.
Dalam pernyataan terpisah, Perlawanan mengatakan para pejuangnya juga menyerang situs Tal al-Ajloun serta barak-barak Israel di Avivim, Ramim (Honin), Ramot Naftali, dan Ma’ale Golani menggunakan kawanan drone serang.
Drone Hermes 450 Israel Dihadapi
Pada pukul 19:10, Perlawanan menyatakan bahwa unit pertahanan udaranya menghadapi drone Israel jenis Hermes 450 “Zik” di wilayah sektor tengah menggunakan rudal permukaan-ke-udara.
Operasi ini menjadi salah satu aksi pertahanan udara penting pada hari itu, sekaligus menunjukkan upaya berkelanjutan Perlawanan untuk menantang pengawasan udara dan aktivitas drone Israel di Lebanon selatan.
Respons atas Pelanggaran Gencatan Senjata Israel
Seluruh 24 pernyataan tersebut menegaskan bahwa operasi-operasi ini merupakan tanggapan atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel dan serangan berulang terhadap desa-desa di Lebanon selatan.
Perlawanan menyatakan bahwa para pejuangnya bertindak untuk membela Lebanon dan rakyatnya setelah serangan-serangan Israel menyebabkan gugurnya para syuhada dan jatuhnya korban sipil.
Kecepatan dan cakupan operasi ini mencerminkan meluasnya medan konfrontasi, dengan Perlawanan menargetkan pasukan Israel di berbagai kota dan garis depan, termasuk Rashaf, Dibl, Deir Siryan, Taybeh, Yaroun, Bint Jbeil, Shama, Hadatha, Bayyada, dan Naqoura. (FG)


