Hizbullah Luncurkan Empat Operasi Lawan Tentara Israel di Lebanon Selatan
Serangan menargetkan posisi artileri, kendaraan militer, dan perkumpulan pasukan saat Hizbullah menjatuhkan empat drone Israel sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata
Lebanon, FAKTAGLOBAL.COM — Perlawanan Islam di Lebanon, Hizbullah, melaksanakan empat operasi militer terhadap posisi tentara Israel di Lebanon selatan pada Rabu, sebagai respons terukur atas pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut dan serangan berulang terhadap warga sipil oleh pihak pendudukan.
Perlawanan mengeluarkan pernyataan pada Kamis dini hari yang mengonfirmasi bahwa operasi-operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmennya untuk membela kedaulatan Lebanon dan mencegah agresi lebih lanjut.
Serangan Pertama Targetkan Posisi Artileri
Menurut pernyataan tersebut, operasi pertama terjadi pada pukul 11:00 waktu setempat, ketika sebuah posisi artileri Israel yang baru didirikan di wilayah al-Bayyadah menjadi sasaran drone bunuh diri. Hizbullah melaporkan bahwa kebakaran terjadi di lokasi dampak.
Dalam perkembangan terpisah, seorang jurnalis Lebanon gugur syahid dalam serangan brutal oleh rezim Israel.
Serangan Terkoordinasi dan Penjatuhan Drone
Selanjutnya, pada pukul 18:00, beberapa operasi simultan dilaksanakan. Dalam salah satu serangan, sebuah kendaraan militer Humvee milik komando tentara Israel di wilayah al-Qantara menjadi sasaran, dengan Hizbullah menyatakan bahwa serangan tersebut mengenai target secara langsung. Pada saat yang sama, perkumpulan pasukan Israel di wilayah yang sama juga menjadi sasaran drone bunuh diri.
Hizbullah juga mengumumkan bahwa sebagai respons terhadap pelanggaran wilayah udara Lebanon, pihaknya telah menjatuhkan empat drone pengintai Israel di wilayah al-Mansouri.
Hizbullah menegaskan bahwa operasi-operasi ini dilakukan dalam kerangka “membela Lebanon dan rakyatnya,” dengan tujuan mencegah serangan lanjutan dan menahan agresi Israel. (FG)


