Hizbullah Rilis Rekaman Pertempuran Haddatha, Hancurkan Bulldozer dan APC Israel
Pejuang perlawanan menghadapi pasukan Israel dari jarak dekat di Lebanon selatan, menghancurkan kendaraan militer dan menggagalkan upaya keempat musuh untuk merebut Haddatha
Lebanon, FAKTAGLOBAL.COM — Hizbullah merilis rekaman medan perang yang mendokumentasikan konfrontasi sengit dengan pasukan pendudukan Israel selama upaya gagal mereka untuk maju menuju kota Haddatha di Lebanon selatan awal bulan ini.
Menurut rekaman yang dipublikasikan Media Militer Hizbullah, bentrokan terjadi antara 19 hingga 20 Mei dalam apa yang digambarkan Perlawanan sebagai upaya gagal keempat tentara Israel untuk memasuki dan menguasai kota tersebut di sektor tengah Lebanon selatan.
Rekaman memperlihatkan pasukan pendudukan Israel bergerak maju di bawah perlindungan udara besar-besaran dan bombardir intensif, sementara pejuang Hizbullah menyiapkan penyergapan serta posisi pertahanan di poros Haddatha–Rsheif.
Pejuang Perlawanan Hadapi Pasukan Israel dari Jarak Sangat Dekat
Rekaman yang dirilis memperlihatkan pejuang Hizbullah memantau pergerakan pasukan dan kendaraan Israel melalui operasi pengintaian serta intelijen lapangan yang tampak terperinci.
Para pejuang perlawanan terlihat menyiapkan senapan mesin berat dan sedang, granat berpeluncur roket, serta bahan peledak sebelum menghadapi pasukan Israel yang bergerak maju dalam jarak dekat.
Menurut Media Militer Hizbullah, serangan Israel dimulai sekitar pukul 20.45 waktu Al-Quds di bawah perlindungan udara berat dari jet tempur yang melancarkan serangan intensif untuk mendukung unit-unit yang bergerak maju.
Rekaman menunjukkan pejuang Hizbullah meledakkan alat peledak rakitan terhadap pasukan Israel sebelum pertempuran langsung sengit pecah di medan perang.
Salah satu komandan lapangan Hizbullah terdengar mengatakan selama operasi berlangsung:
“Pandangan tidak jelas, dan inilah yang tersedia. Jika kalian menolong Allah, maka Dia akan menolong kalian dan meneguhkan langkah kalian.”
Komandan tersebut juga menegaskan keberhasilan peledakan bahan peledak yang menargetkan pasukan Israel yang bergerak maju.
Empat Bulldozer dan Satu APC Dihancurkan
Rekaman siang hari yang dirilis Hizbullah kemudian memperlihatkan dampak pertempuran, termasuk kendaraan teknik militer dan unit lapis baja Israel yang disebut Perlawanan berhasil dihancurkan.
Rekaman menampilkan bulldozer militer D9 Israel dalam kondisi rusak berat dan terbakar setelah awaknya disebut tewas atau terluka dalam bentrokan.
Adegan lain menunjukkan kendaraan pengangkut personel lapis baja Israel terbakar hebat dengan asap tebal membubung dari kendaraan tersebut setelah dihantam langsung oleh pejuang perlawanan.
Seorang pejuang Hizbullah yang berdiri di samping bulldozer yang hancur berkata:
“Lihat apa yang telah kami lakukan terhadapnya… orang-orang Israel yang lemah ini… mereka tidak bisa maju lagi.”
Ia menambahkan:
“Kalian tidak akan punya tank ataupun bulldozer lagi… kami melanjutkan pernyataan Yang Mulia Syahid Sayyed Hassan Nasrallah.”
“Kekalahan Baru bagi Musuh”
Video tersebut ditutup dengan pernyataan yang menyebut operasi Israel itu sebagai kekalahan medan perang lainnya bagi pasukan pendudukan di gerbang Haddatha.
“Meskipun dengan seluruh kekuatan tembakan, upaya intelijen, dan empat kali percobaan untuk mendudukinya, Haddatha telah menjadi simbol baru penghinaan bagi musuh,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Rekaman itu dirilis di tengah terus berlangsungnya konfrontasi di perbatasan Lebanon-Palestina, di mana Perlawanan Lebanon berulang kali menargetkan posisi militer, kendaraan, dan pergerakan pasukan Israel sebagai respons terhadap perang Israel yang terus berlangsung di Gaza dan serangan-serangan di kawasan. (FG)


