Intelijen IRGC Tangkap Mata-Mata Mossad di Tengah Kerusuhan di Iran
Intelijen Iran: Agen Asing Mengumpulkan Data dan Mengoordinasikan Aktivitas Terkait Terorisme
Iran | FAKTAGLOBAL.COM — Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menangkap seorang warga negara asing di dalam wilayah Iran yang diketahui memata-matai untuk dinas intelijen rezim Zionis, Mossad.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, Organisasi Intelijen IRGC menyatakan bahwa individu tersebut masuk ke Iran dengan kedok tertentu dan beroperasi secara sengaja atas nama Mossad.
Menurut pernyataan tersebut, tersangka ditangkap saat sedang aktif mengumpulkan intelijen dan menilai kondisi aktivitas terorisme yang dilakukan oleh para operator yang terhubung dengannya.
Bukti Kuat Spionase Ditemukan
IRGC menyatakan bahwa pemeriksaan mendalam terhadap barang-barang dan tempat persembunyian tersangka menemukan bukti kuat yang mengonfirmasi keterlibatannya dalam aktivitas spionase untuk rezim Zionis.
Aparat intelijen Iran menegaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membongkar jaringan-jaringan asing yang didukung dari luar negeri dan beroperasi di dalam negara.
Perusuh Pendukung Monarki Mengamuk di Sejumlah Kota Iran
Penangkapan tersebut terjadi di tengah kerusuhan kekerasan yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir di sejumlah kota Iran, di mana perusuh yang didukung kelompok monarki telah merusak properti publik dan pribadi, memblokir jalan, serta menyerang gedung-gedung pemerintah dan kantor polisi.
Kerusuhan tersebut mengakibatkan tewasnya warga sipil dan anggota pasukan keamanan, serta melukai aparat penegak hukum. Gedung-gedung pemerintah, toko-toko milik warga, bahkan masjid turut mengalami kerusakan signifikan akibat kekerasan tersebut.
Otoritas Iran berulang kali menegaskan bahwa aksi pembakaran, sabotase, dan serangan terkoordinasi semacam ini menunjukkan ciri-ciri upaya destabilisasi yang terorganisir dan didukung dari luar negeri. (FG)


