Iran Peringatkan AS dan Israel atas Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon
Para pejabat tinggi Iran memperingatkan bahwa serangan Israel yang terus berlanjut ke Lebanon merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata AS, serta akan menimbulkan konsekuensi
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada hari Senin memperingatkan bahwa setiap pelanggaran gencatan senjata di Lebanon akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang lebih luas antara Iran dan Amerika Serikat, serta menegaskan bahwa Washington dan Israel harus bertanggung jawab atas konsekuensi yang ditimbulkannya.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui platform X, Araghchi menekankan bahwa gencatan senjata tersebut tidak terbatas pada satu front saja.
“Untuk menjadi perhatian segera: Gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat secara tegas merupakan gencatan senjata di seluruh front, termasuk di Lebanon. Pelanggaran terhadapnya di satu front berarti pelanggaran terhadap gencatan senjata di seluruh front,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa pelanggaran di satu front berarti pelanggaran terhadap keseluruhan perjanjian gencatan senjata.
“Amerika Serikat dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran tersebut.”
Angkatan Bersenjata Iran Keluarkan Peringatan
Peringatan ini disampaikan di tengah berlanjutnya serangan Israel terhadap Lebanon meskipun kerangka gencatan senjata masih berlaku.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, mengecam apa yang ia sebut sebagai kejahatan Israel yang terus berlanjut terhadap rakyat Lebanon. Ia menuduh rezim Israel memanfaatkan gencatan senjata untuk melanjutkan serangannya terhadap wilayah Lebanon.
Shekarchi menyatakan bahwa lebih dari 3.000 warga tak berdosa, termasuk perempuan dan anak-anak, telah terbunuh sementara pemerintah-pemerintah Barat memilih diam atau bahkan mendukung tindakan tersebut.
Ia memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan mentoleransi berlanjutnya serangan Israel terhadap Lebanon.
“Kelanjutan kejahatan brutal terhadap Lebanon ini tidak akan ditoleransi oleh Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran,” tegasnya.
Pernyataan Araghchi dan Shekarchi merupakan peringatan terbaru Iran terkait operasi militer Israel yang terus berlangsung di Lebanon, di tengah meningkatnya ketegangan akibat pelanggaran gencatan senjata yang berulang dan serangan yang terus berlanjut terhadap wilayah Lebanon. (FG)




