Iran Tuntut Kompensasi dari Lima Negara Kawasan
Iran menuntut kompensasi dari lima negara kawasan atas peran mereka dalam serangan AS–Israel, serta memperingatkan agar wilayah mereka tidak lagi digunakan untuk menyerang Teheran.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Iran secara resmi menuntut kompensasi dari lima negara kawasan atas partisipasi mereka dalam perang AS–Israel.
Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menyatakan bahwa Teheran menuntut kompensasi dari Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania atas keterlibatan mereka dalam perang AS–Israel terhadap Republik Islam.
“Kami menuntut kompensasi dari lima negara kawasan—Bahrain, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Yordania—atas partisipasi mereka dalam perang AS–Israel terhadap Iran,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa negara-negara tersebut, melalui tindakan yang melanggar hukum internasional, telah melanggar kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, sehingga menimbulkan tanggung jawab internasional.
Karena itu, mereka diwajibkan untuk memberikan “reparasi penuh atas kerugian yang ditimbulkan terhadap Republik Islam Iran, termasuk kompensasi atas seluruh kerugian material dan moral yang timbul dari tindakan melanggar hukum internasional tersebut.”
“Kelima negara ini, melalui tindakan melanggar hukum internasional, telah melanggar kewajiban internasional mereka terhadap Republik Islam Iran berdasarkan hukum internasional, sehingga menimbulkan tanggung jawab internasional, dan harus memberikan reparasi penuh atas kerugian yang ditimbulkan terhadap Republik Islam Iran, termasuk pembayaran kompensasi atas seluruh kerugian material dan moral yang diakibatkan oleh tindakan melanggar hukum internasional tersebut.”
Iravani Desak Negara Teluk Hentikan Penggunaan Wilayah untuk Menyerang Iran
Pekan lalu, perwakilan Iran juga secara tegas mendesak Arab Saudi dan Uni Emirat Arab agar tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan untuk serangan terhadap Iran.
Dalam surat yang ditujukan kepada António Guterres dan Presiden Dewan Keamanan, Iravani menyatakan bahwa Republik Islam “dengan tegas menyerukan kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk mematuhi prinsip bertetangga baik dan mencegah penggunaan wilayah mereka secara berkelanjutan untuk menyerang Iran.”
Ia menegaskan bahwa meskipun Iran tetap berkomitmen pada hubungan bertetangga yang baik dan penghormatan terhadap kedaulatan, negara tersebut tetap memiliki hak untuk mengambil semua langkah yang diperlukan dan tepat, termasuk menggunakan hak inheren untuk membela diri, guna melindungi kedaulatan, integritas teritorial, dan kemerdekaan politiknya.
Iran Ungkap Penggunaan Wilayah dan Udara Kawasan dalam Aduan ke PBB
Dalam korespondensi yang sama, Iran juga mendokumentasikan apa yang disebutnya sebagai penggunaan berulang wilayah dan ruang udara kawasan oleh pasukan AS untuk melancarkan serangan terhadap target-target Iran.
Menurut surat tersebut, jet tempur dan pesawat pengintai AS beroperasi melalui wilayah udara Arab Saudi untuk melaksanakan misi pengeboman dan memberikan dukungan intelijen, termasuk sejumlah insiden yang melibatkan pesawat F-16, F-35, dan U-2.
Iran menilai bahwa membiarkan operasi semacam itu merupakan pelanggaran hukum internasional, dan menyatakan bahwa negara-negara yang terlibat bertanggung jawab karena memfasilitasi tindakan agresi tersebut.
Teheran juga mengajukan protes resmi atas apa yang disebutnya sebagai tindakan ilegal tersebut, serta memperingatkan bahwa Iran berhak mengambil semua langkah yang diperlukan, termasuk pembelaan diri, untuk melindungi kedaulatan dan integritas wilayahnya. (FG)


