IRGC Kecam Serangan Drone ke Kediaman Presiden Wilayah Kurdistan
Teheran mengecam serangan di Duhok sebagai aksi terorisme, memperingatkan ancaman terhadap stabilitas kawasan dan menegaskan pentingnya kerja sama keamanan kolektif.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengecam serangan drone yang menargetkan kediaman Presiden Wilayah Kurdistan Irak di Duhok.
Menurut Pernyataan No. 49 Operasi Janji Sejati 4 yang dirilis oleh Humas IRGC, serangan drone tersebut merupakan tindakan terorisme yang dilakukan oleh musuh-musuh agresor.
Pernyataan tersebut juga menyoroti bahwa aksi serupa dalam beberapa waktu terakhir terlihat dalam pembunuhan pejabat tinggi Iran dan warga sipil oleh apa yang disebut sebagai kekuatan teroris Amerika Serikat dan rezim Zionis.
Peringatan Destabilisasi Kawasan
IRGC menyatakan bahwa tindakan terorisme semacam ini mencerminkan upaya jahat pihak-pihak pemicu perang untuk merusak perdamaian, stabilitas, serta kerja sama regional antara Wilayah Kurdistan dan negara-negara tetangga.
Korps tersebut dengan tegas mengecam serangan itu dan menegaskan kesiapan untuk mendukung serta membela keamanan negara-negara tetangga. IRGC juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama keamanan dan membangun kerangka pertahanan kolektif kawasan guna menghadapi apa yang disebut sebagai aksi permusuhan oleh pasukan Amerika Serikat dan rezim Zionis. (FG)


