IRGC Keluarkan Peringatan Evakuasi di Seluruh Teluk, Tegaskan Balasan Tegas
IRGC menegaskan bahwa peringatan sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah negara-negara kawasan, agar tidak membiarkan wilayah mereka digunakan sebagai basis agresi terhadap Iran.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM (FG) — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan evakuasi mendesak yang menargetkan fasilitas energi utama di seluruh kawasan Teluk Persia, dengan menyatakan bahwa lokasi-lokasi tersebut kini menjadi “target sah” setelah terjadinya agresi terhadap infrastruktur bahan bakar dan energi Iran.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menyerukan kepada warga, penduduk, dan para pekerja di sekitar fasilitas minyak dan gas utama di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar untuk segera meninggalkan area tersebut.
Peringatan ini secara khusus menyebut lima lokasi strategis:
• Kilang Samref – Arab Saudi
• Lapangan Gas Al-Hasan – Uni Emirat Arab
• Kompleks Petrokimia Jubail – Jubail, Arab Saudi
• Kompleks Petrokimia Mesaieed dan Mesaieed Holding Company (terafiliasi dengan Chevron) – Qatar
• Kilang Ras Laffan (Fase 1 dan 2) – Qatar
“Lokasi-lokasi ini telah menjadi target langsung dan sah, dan kemungkinan akan diserang dalam beberapa jam ke depan,” demikian pernyataan tersebut, sambil mendesak evakuasi segera ke jarak aman tanpa penundaan.
IRGC menekankan bahwa peringatan sebelumnya telah diberikan kepada pemerintah kawasan, agar tidak mengizinkan wilayah mereka digunakan sebagai platform untuk melancarkan agresi terhadap Iran.
Pernyataan tersebut menggambarkan tindakan mereka sebagai bentuk “ketundukan buta” serta keputusan yang dipaksakan dari luar wilayah mereka, dan menegaskan bahwa mereka memikul tanggung jawab penuh atas konsekuensinya.
Balasan atas Serangan terhadap Infrastruktur Energi Iran
Eskalasi ini terjadi setelah adanya serangan terkonfirmasi terhadap infrastruktur bahan bakar dan energi Iran di bagian selatan negara tersebut, yang oleh pejabat Iran disebut sebagai agresi oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis.
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa respons Iran akan “kuat dan membuat musuh menyesal.”
“Musuh kriminal telah menargetkan sebagian dari infrastruktur bahan bakar dan energi Iran di wilayah selatan,” demikian isi pernyataan tersebut.
Ia menambahkan bahwa Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur bahan bakar, gas, energi, atau ekonomi oleh pasukan Amerika atau Zionis akan memicu respons keras.
“Selain melancarkan serangan tegas terhadap musuh, kami juga akan menghantam sumber agresi dengan intensitas tinggi,” lanjut pernyataan tersebut, seraya menegaskan bahwa penargetan terhadap infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari pihak sumber agresi dianggap sah.
“Tunggu Respons Tegas”
Pernyataan tersebut ditutup dengan peringatan bahwa angkatan bersenjata Iran tengah mempersiapkan respons yang kuat.
“Para musuh harus menunggu tindakan tegas dari angkatan bersenjata Republik Islam,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Perkembangan ini menandai eskalasi signifikan dalam konfrontasi kawasan, dengan infrastruktur energi di seluruh Teluk kini secara langsung menjadi bagian dari medan konflik. (FG)


