IRGC: Tak Satu Pun Kejahatan Amerika–Zionis Akan Dibiarkan Tanpa Balasan
Tak satu pun dari kejahatan dan pembunuhan warga sipil ini akan dibiarkan tanpa respons. IRGC menegaskan perang melawan AS dan rezim perampas akan berlanjut pada tingkat yang lebih dalam dan luas.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa tidak satu pun kejahatan dan pembantaian yang dilakukan oleh musuh Amerika–Zionis akan dibiarkan tanpa balasan.
Dalam Pernyataan No. 15 yang dirilis oleh Kantor Hubungan Masyarakat IRGC, Korps tersebut menyebutkan bahwa selama empat hari terakhir perang, militer kriminal AS dan rezim Zionis — bertentangan dengan klaim mereka yang menyatakan menargetkan pusat-pusat militer — telah melakukan serangan-serangan pengecut terhadap sekolah, rumah sakit, stadion olahraga, restoran, dan aula pernikahan dengan tujuan menyebarkan ketakutan dan teror di tengah masyarakat.
Menurut pernyataan tersebut, serangan-serangan ini telah menyebabkan kesyahidan lebih dari 700 warga Iran yang tak berdosa serta melukai banyak lainnya.
Dalam 24 jam terakhir saja, para agresor dilaporkan menembakkan rudal Tomahawk ke sebuah rumah tinggal di Oshnavieh, yang menewaskan seluruh anggota satu keluarga. Dalam insiden lain, rudal udara Amerika menghantam sebuah kendaraan pribadi di Kabupaten Salman, mengakibatkan lima orang meraih kesyahidan.
Selain itu, serangan rudal oleh apa yang disebut IRGC sebagai tentara teroris AS menghantam sebuah rumah tinggal di kawasan Qasemiyeh, Urmia, yang menewaskan sepasang lansia.
Setelah serangan sebelumnya terhadap sekolah dan fasilitas olahraga, sebuah aula pernikahan serta beberapa rumah tinggal di Kangavar juga dilaporkan menjadi sasaran hari ini.
“Perang Akan Berlanjut pada Tingkat yang Lebih Dalam”
IRGC memperingatkan bahwa tidak satu pun dari kejahatan ini dan pembunuhan warga sipil tak berdosa akan dibiarkan tanpa balasan, serta menegaskan bahwa perang melawan Amerika Serikat dan rezim perampas akan terus berlanjut pada tingkat dan lapisan yang lebih dalam dan lebih luas.
Pernyataan tersebut juga menyerukan kepada lembaga-lembaga internasional dan institusi hak asasi manusia untuk mengakhiri sikap diam mereka terhadap apa yang disebut sebagai kejahatan anti-kemanusiaan dan pembunuhan warga sipil, serta mendesak agar mengambil langkah untuk mengadili dan menghukum apa yang mereka sebut sebagai para algojo tentara Amerika–Zionis. (FG)


