Israel Terus Serang Gaza — Agresi di Tengah Gencatan Senjata Perdalam Krisis Kemanusiaan
Serangan Israel masih menargetkan warga sipil di seluruh Gaza, jumlah korban yang terus meningkat menunjukkan runtuhnya komitmen gencatan senjata dan memperdalam krisis
Gaza, FAKTAGLOBAL.COM — Pasukan pendudukan Israel melanjutkan serangan mematikan mereka di seluruh Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina dan melukai sejumlah lainnya dalam gelombang serangan terbaru yang kembali melanggar gencatan senjata dan memperparah krisis kemanusiaan.
Sumber medis mengonfirmasi bahwa tiga warga sipil gugur dan satu lainnya mengalami luka kritis setelah serangan drone Israel menargetkan gerobak yang ditarik hewan di dekat Bundaran Kuwait, selatan lingkungan al-Zaytoun, timur Kota Gaza.
Para korban luka dilarikan ke rumah sakit lapangan al-Saraya, di mana beberapa di antaranya dilaporkan dalam kondisi parah. Serangan tersebut juga mengganggu arus lalu lintas di Jalan Salah al-Din.
Warga Sipil Jadi Target di Berbagai Wilayah
Di Gaza tengah, pesawat pengintai Israel menyerang sekelompok warga sipil di dekat Rumah Sakit al-Aqsa di Deir al-Balah, melukai sedikitnya enam orang, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Dalam insiden terpisah, Rumah Sakit Baptis al-Ahli menerima seorang pria lanjut usia yang ditembak oleh pasukan Israel saat berada di dekat Sekolah al-Ramla di lingkungan al-Shujaiya, timur Kota Gaza.
Serangan-serangan ini merupakan bagian dari pola berkelanjutan yang menargetkan wilayah sipil meskipun terdapat gencatan senjata yang telah diumumkan.
Korban Terus Meningkat di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata
Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa, dalam angka awal untuk hari sebelumnya, jumlah syuhada sejak gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober 2025 telah mencapai 823 orang, dengan 2.308 lainnya terluka.
Kementerian juga mengonfirmasi bahwa 763 jenazah telah berhasil ditemukan selama periode yang sama.
Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, jumlah total syuhada telah mencapai 72.599 orang, dengan 172.411 lainnya terluka.
Agresi Berkelanjutan Memperdalam Krisis Kemanusiaan
Pasukan pendudukan Israel terus melanggar gencatan senjata melalui serangan udara berulang, penembakan, serta kehadiran militer yang berkelanjutan di wilayah Palestina, disertai blokade yang terus berlangsung dan semakin memperburuk kondisi kehidupan di Gaza.
Serangan yang terus terjadi ini menunjukkan kegagalan berkelanjutan dalam menegakkan komitmen gencatan senjata, sementara warga sipil tetap menjadi korban utama dari agresi Israel yang terus berlanjut. (FG)


