Jumlah Syuhada di Gaza Meningkat jadi 72.736 di Tengah Berlanjutnya Genosida
Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa jumlah korban sejak Oktober 2023 telah mencapai 72.736 syuhada dan 172.535 korban luka, sementara ratusan lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan.
Palestina, FAKTAGLOBAL.COM — Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan pada Sabtu bahwa jumlah syuhada akibat genosida Israel yang terus berlangsung telah meningkat menjadi 72.736 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 172.535 sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober 2023.
Menurut laporan statistik terbaru kementerian tersebut, rumah sakit di seluruh Jalur Gaza menerima lima syuhada dan 15 korban luka dalam 48 jam terakhir. Angka terbaru itu mencakup empat warga Palestina yang baru gugur serta satu jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.
Korban Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan
Kementerian menyatakan bahwa sejumlah korban masih tertimbun di bawah bangunan yang runtuh dan tergeletak di jalan-jalan, sementara tim ambulans dan pertahanan sipil masih belum mampu menjangkau mereka akibat kondisi lapangan yang terus memburuk dan pembatasan pergerakan yang sangat ketat di wilayah-wilayah yang menjadi sasaran serangan.
Hambatan-hambatan tersebut terus menghalangi upaya penyelamatan dan menunjukkan bahwa jumlah korban yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi daripada angka yang telah terdokumentasi sejauh ini.
Korban Terus Bertambah Setelah Gencatan Senjata
Sejak gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober, Gaza mencatat 850 syuhada, 2.433 korban luka, dan 770 jenazah yang berhasil dievakuasi dari kawasan-kawasan yang hancur.
Kementerian juga melaporkan bahwa 103 syuhada tambahan dimasukkan ke dalam statistik kumulatif setelah identitas mereka diverifikasi secara menyeluruh dan disahkan secara resmi oleh Komite Verifikasi Syuhada sejak awal Mei.
Angka-angka terbaru ini menegaskan bahwa bencana kemanusiaan di Gaza terus berlangsung, sementara proses pendokumentasian para korban masih berlanjut seiring semakin terbukanya akses ke wilayah-wilayah yang hancur. (FG)


