Kebakaran dan Kerusakan di Industri Militer Rafael Israel Usai Serangan Drone Iran
Pemantauan media sosial dan komunikasi yang dicegat menunjukkan dampak signifikan terhadap infrastruktur pertahanan Israel meski berada di bawah sensor ketat.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran melaporkan terjadinya kebakaran, asap, dan kerusakan di fasilitas yang berafiliasi dengan Rafael Advanced Defense Systems di wilayah pendudukan, menyusul operasi drone terbaru yang menargetkan infrastruktur militer Israel.
Pihak militer menyatakan bahwa pemantauan berkelanjutan terhadap aktivitas media sosial, disertai komunikasi musuh yang berhasil dicegat, menunjukkan adanya bukti kebakaran dan kerusakan struktural di lokasi-lokasi yang terkait dengan industri militer Rafael.
Meskipun rezim Israel memberlakukan sensor ketat—terutama terhadap fasilitas militer dan keamanan yang sensitif—jejak digital yang muncul serta komunikasi yang terungkap menunjukkan bahwa lokasi yang menjadi target mengalami dampak yang signifikan.
Bukti Tetap Muncul di Tengah Sensor Ketat
Militer menegaskan bahwa bahkan di bawah kontrol informasi yang ketat, data yang dikumpulkan dari platform daring dan percakapan yang dicegat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi di lapangan.
Temuan ini menunjukkan bahwa fasilitas-fasilitas kunci yang terlibat dalam produksi dan pengembangan sistem pertahanan maupun ofensif telah terdampak.
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Iran telah melancarkan sejumlah operasi drone yang menargetkan infrastruktur, pusat produksi persenjataan, serta titik-titik strategis industri pertahanan yang terkait dengan Rafael.
Sinyal Peringatan atas Eskalasi Lebih Lanjut
Dalam perkembangan terkait, Brigadir Jenderal Seyyed Majid Mousavi, komandan Pasukan Dirgantara IRGC, menyampaikan peringatan singkat namun tegas kepada pihak lawan dengan menyatakan: “Segera… bersiaplah di tempat perlindungan.”
Pesan tersebut disampaikan dalam bahasa Persia, Arab, dan Ibrani, di tengah meningkatnya aktivitas militer, serta mencerminkan kesiapan operasional yang berkelanjutan serta dinamika eskalasi di medan pertempuran. (FG)



