Kementerian Intelijen Iran Bersumpah Balas Darah Imam Syahid dan Para Syuhada
Kementerian Intelijen Iran menegaskan komitmennya membalas darah Imam Syahid dan para syuhada tertindas, serta mengajak rakyat mengikuti prosesi penghormatan terakhir.
IRAN, FAKTAGLOBAL.COM – Kementerian Intelijen Republik Islam Iran menegaskan tekadnya untuk membalas darah Imam Syahid Umat dan para syuhada tertindas. Dalam pernyataannya, kementerian menyebut “musuh Amerika-Zionis” telah melakukan salah satu kejahatan dan konspirasi teroris terbesar dalam sejarah kontemporer.
Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman Imam Syahid. Kementerian menyebut bangsa Iran telah lebih dari empat bulan berkabung atas kesyahidan “hamba Allah yang saleh” serta “guru agung martabat, kemerdekaan, kemandirian, kepercayaan diri, penolakan terhadap kehinaan, dan perlawanan terhadap penindasan.”
Iran Tegaskan Pembalasan Akan Terwujud
Kementerian menyatakan rakyat Iran tetap melanjutkan konfrontasi bersejarah dan perjuangan yang terinspirasi dari Asyura melawan “barisan kekufuran dan kesombongan global.”
Menurut pernyataan tersebut, luka yang dirasakan rakyat Iran dan para pencinta kebebasan di seluruh dunia tidak akan terobati kecuali dengan pembalasan terhadap para pelaku kejahatan itu.
Mengutip firman Allah, “Sesungguhnya Kami akan menimpakan azab kepada orang-orang yang berdosa,” kementerian menegaskan bahwa janji pembalasan tersebut pasti akan terwujud.
Seruan Mengikuti Penghormatan Terakhir
Kementerian Intelijen mengajak “rakyat Iran yang mencintai syahid, teguh, dan sadar” untuk berpartisipasi dalam prosesi penghormatan terakhir bagi Imam Syahid mereka.
Disebutkan pula bahwa para prajurit tanpa nama Imam al-Mahdi (af) yang bertugas di Kementerian Intelijen memberikan penghormatan kepada kedudukan luhur dan ruh suci Imam Syahid serta para syuhada dari keluarga beliau.
Pernyataan itu menyebut prosesi penghormatan terakhir sebagai kelanjutan dari ikrar bangsa Iran terhadap kepemimpinan Revolusi Islam setelah kesyahidan sang Pemimpin.
Perbarui Baiat kepada Ayatollah Sayyed Mojtaba Hosseini Khamenei
Kementerian Intelijen juga memperbarui baiatnya kepada Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Sayyed Mojtaba Hosseini Khamenei, serta kepada rakyat Iran.
Kementerian menegaskan komitmennya untuk membalas darah Imam Syahid dan para syuhada tertindas dalam Perang Pemaksaan Kedua dan Ketiga dari “para kriminal Amerika-Zionis, para tentara bayaran mereka, dan para pelayan kekufuran global.”
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa perjuangan itu akan terus berlanjut hingga kejahatan dan pengaruh mereka disingkirkan secara permanen dari kawasan.
Pernyataan ditutup dengan firman Allah, “Dan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (PW)



