Kepala Angkatan Darat Pakistan Peringatkan Trump: Blokade AS Hambat Perundingan Iran
Upaya mediasi Islamabad terhambat saat Teheran menolak negosiasi di bawah blokade maritim yang berlanjut dan memberi sinyal pembalasan setelah penyitaan kapal oleh AS.
Pakistan, FAKTAGLOBAL.COM — Asim Munir, Kepala Angkatan Bersenjata Pakistan, memperingatkan Donald Trump bahwa blokade laut Amerika Serikat yang menargetkan pelabuhan-pelabuhan Iran saat ini menghambat upaya untuk melanjutkan kembali perundingan antara Teheran dan Washington.
Menurut Reuters, yang mengutip sumber keamanan Pakistan, Munir menyampaikan kepada Trump bahwa blokade tersebut secara langsung menghambat upaya mediasi Islamabad untuk putaran kedua perundingan, setelah Iran mengumumkan tidak akan menghadiri negosiasi dalam kondisi saat ini.
Trump dilaporkan merespons bahwa ia akan mempertimbangkan saran tersebut.
Blokade Ganggu Jalur Mediasi
Perkembangan ini terjadi beberapa jam setelah pasukan Amerika Serikat menaiki sebuah kapal kargo Iran di Laut Oman, dalam apa yang oleh Teheran digambarkan sebagai bagian dari blokade maritim ilegal Washington terhadap perdagangan Iran.
Iran telah bersumpah akan membalas penyitaan tersebut dan memberi sinyal tidak akan mengirim delegasi ke Islamabad untuk perundingan lanjutan, menyusul pembicaraan sebelumnya bulan ini yang berakhir tanpa hasil.
Para pejabat di Teheran menunjuk apa yang mereka sebut sebagai tuntutan berlebihan dari Amerika Serikat, serta penolakan Washington untuk mencabut blokade, sebagai hambatan utama bagi tercapainya kesepakatan.
Jendela Gencatan Senjata Menyempit saat Perundingan Mandek
Pekan lalu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa proposal telah disampaikan melalui Munir selama kunjungannya ke Teheran, seraya menambahkan bahwa kerangka tersebut masih dalam peninjauan.
Delegasi Iran dan Amerika Serikat sebelumnya telah menggelar pembicaraan intensif di Pakistan pada 11 April, beberapa hari setelah Islamabad memediasi gencatan senjata yang bertujuan menghentikan agresi Amerika Serikat–Israel terhadap Iran, yang dimulai pada akhir Februari dan dibalas dengan respons besar-besaran dari Iran.
Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa tim negosiasi—yang dilaporkan dipimpin oleh JD Vance—akan dikirim ke Pakistan untuk perundingan baru, hanya beberapa hari sebelum gencatan senjata dijadwalkan berakhir pada 22 April. (FG)


