Kepala Staf Netanyahu Ditangkap
Penangkapan kepala staf Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merupakan bagian dari penyelidikan atas kebocoran dokumen rahasia.
Palestina | FAKTAGLOBAL.COM — Sumber-sumber media melaporkan penangkapan kepala staf Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai bagian dari penyelidikan terkait kebocoran dokumen rahasia.
Televisi rezim Israel mengumumkan bahwa polisi telah menangkap Sakhi Braverman, kepala staf Netanyahu, untuk diinterogasi dan diselidiki atas dugaan menghalangi proses penyelidikan terkait kebocoran dokumen sensitif ke media asing.
Penyelidikan oleh Unit Lahav 433
Menurut laporan tersebut, Braverman diinterogasi oleh Unit Lahav 433, sebuah unit kepolisian khusus yang dibentuk pada 2008 untuk menyelidiki kejahatan serius dan korupsi, yang kerap disebut sebagai padanan “Biro Investigasi Federal” versi Israel.
Channel 12 milik rezim Israel juga melaporkan bahwa polisi telah menggeledah kediaman Braverman sebelum penangkapannya.
Dalam beberapa hari terakhir, sebuah kelompok peretas mengklaim telah memperoleh akses ke ponsel milik Braverman.
Kasus Lebih Luas dan Penangkapan Terkait
Braverman sebelumnya dijadwalkan untuk menjabat sebagai duta besar Israel untuk Inggris. Namun, kekhawatiran muncul bahwa tuduhan-tuduhan tersebut dapat menunda penunjukannya.
Selain Braverman, polisi Israel juga memanggil Eli Feldstein, mantan juru bicara Netanyahu, yang sebelumnya telah ditangkap terkait kasus yang sama.
Laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa Feldstein, bersama Yonatan Urich, penasihat media Netanyahu, ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan kebocoran informasi dan penerimaan dana dari sumber asing.
Para tersangka dituduh melakukan berbagai pelanggaran, termasuk kontak dengan pihak asing, pencucian uang, suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan. (FG)


