Kepemimpinan Iran Janjikan Kelanjutan Perlawanan Pasca Kesyahidan Larijani
Para pemimpin Iran berduka atas Larijani, menegaskan perlawanan akan terus berlanjut, dan menyatakan darah para syuhada menjamin kemenangan final Republik Islam.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Para pemimpin Iran mengeluarkan pesan belasungkawa menyusul kesyahidan Dr. Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dengan menekankan kelanjutan jalan perlawanan serta menegaskan bahwa darah para syuhada akan mengantarkan pada kemenangan.
Presiden Pezeshkian: Duka Mendalam dan Pengakuan atas Pengabdian Seumur Hidup
Presiden Masoud Pezeshkian mengeluarkan pesan menyusul kesyahidan Dr. Ali Larijani.
Presiden menyatakan bahwa kesyahidan Larijani menimbulkan duka dan kesedihan yang mendalam, serta menggambarkannya sebagai sosok yang unggul dan berharga yang telah mengabdi dalam berbagai posisi di Republik Islam.
Ia mengatakan bahwa selama bertahun-tahun bekerja sama di parlemen dan dalam peran terakhirnya sebagai Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, ia tidak melihat dari Larijani selain niat baik, ketajaman pandangan, kebersamaan, dan visi ke depan.
Pezeshkian menyatakan bahwa menggantikan kehilangan ini akan sangat sulit, seraya menambahkan bahwa Larijani mencapai kesyahidan setelah bertahun-tahun pengabdian yang tulus dan penuh keberanian di bidang budaya, politik, dan keamanan nasional.
Ia juga menyatakan bahwa Larijani dalam peran terakhirnya berupaya mendorong perdamaian dan keamanan di kawasan, memperkuat persatuan di antara negara-negara Islam, serta berkontribusi pada keamanan internasional dan perlawanan.
Presiden menambahkan bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan para syuhada Iran akan menghadapi respons yang keras, serta menegaskan bahwa jalan perlawanan akan terus berlanjut dan kemenangan menanti bangsa Iran.
IRGC: Darah Syuhada Menjadi Sumber Kekuatan dan Kebangkitan
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan pernyataan menyusul kesyahidan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
IRGC menyatakan bahwa darah suci syahid ini, sebagaimana para syuhada lainnya, akan menjadi sumber kemuliaan, kekuatan, dan kebangkitan nasional dalam menghadapi arogansi global dan Zionisme internasional.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa IRGC tidak akan melupakan pembalasan atas syahid ini dan para syuhada lainnya dari Pertahanan Suci.
IRGC juga menggambarkan Larijani sebagai sosok unggul, pemikir, negarawan revolusioner, dan figur berpengaruh dalam berbagai bidang sistem Islam, yang pernah menjabat di parlemen, penyiaran nasional, IRGC, dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Qalibaf: Darah Syuhada Menjamin Kemenangan Final
Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf juga mengeluarkan pesan belasungkawa.
Ia menggambarkan kesyahidan sebagai cita-cita para pejuang di jalan kebenaran dan sebagai keutamaan bagi mereka yang tetap teguh pada janji mereka.
Qalibaf menyebut Larijani sebagai rekan seperjuangan melawan arogansi global dan menyatakan bahwa ia telah mengabdi dalam berbagai bidang termasuk budaya, media, manajemen, dan politik.
Ia menegaskan bahwa jalan kesyahidan akan terus berlanjut dan bahwa darah para syuhada menjamin kemenangan pasti dan final Republik Islam Iran.
Kelanjutan Jalan Perjuangan
Dalam berbagai pernyataan tersebut, para pemimpin Iran menekankan kesinambungan, persatuan, dan keteguhan.
Mereka menyatakan bahwa jalan yang ditempuh Larijani akan terus berlanjut dan menegaskan bahwa hasil akhirnya akan berpihak kepada bangsa Iran. (FG)




