Kesal Pasca Adu Retorika, Trump Batalkan Undangan Kanada ke ‘Dewan Perdamaian’
Presiden AS menarik undangan kepada Mark Carney menyusul perselisihan terbuka soal perdagangan, kedaulatan, dan sikap global Washington
Amerika Serikat | FAKTAGLOBAL.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menarik kembali undangan kepada Perdana Menteri Kanada Mark Carney untuk bergabung dalam apa yang ia sebut sebagai “Dewan Perdamaian,” membatalkan keputusan sebelumnya setelah terjadi bentrokan terbuka antara kedua pemimpin tersebut.
Pencabutan undangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Ottawa terkait kebijakan perdagangan, tarif, serta pernyataan Amerika Serikat yang menantang kedaulatan Kanada.
Dewan Perdamaian dan Penolakan Internasional
Trump sebelumnya mengundang puluhan kepala negara untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian, sebuah badan yang ia bentuk dengan tujuan yang diklaim untuk menangani konflik global.
Dewan ini awalnya dipresentasikan sebagai bagian dari kerangka kerja yang didukung PBB, terkait tata kelola dan upaya rekonstruksi di Gaza setelah rancangan kesepakatan damai yang melibatkan Hamas dan Israel.
Sejumlah negara menolak untuk berpartisipasi, dengan alasan kekhawatiran bahwa mandat dewan tersebut akan tumpang tindih atau bahkan melemahkan kewenangan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mekanisme internasional yang sudah ada.
Meski sempat melakukan pendekatan awal, partisipasi dalam dewan tersebut kemudian semakin ditentukan oleh perkembangan politik dan hubungan bilateral masing-masing negara dengan Washington.
Teguran Terbuka Trump dan Pencabutan Undangan
Keputusan untuk mengecualikan Kanada menyusul serangkaian pertukaran pernyataan terbuka antara Trump dan Carney terkait tarif AS serta pernyataan Trump yang berulang kali menyebut Kanada seharusnya menjadi “negara bagian ke-51” Amerika Serikat.
Dalam sebuah pesan yang diunggah di Truth Social pada Kamis, Trump mengumumkan pencabutan undangan tersebut dengan menulis:
“Yang Terhormat Perdana Menteri Carney: Mohon surat ini dianggap sebagai pemberitahuan bahwa Dewan Perdamaian menarik undangannya kepada Anda terkait keikutsertaan Kanada dalam apa yang akan menjadi Dewan Para Pemimpin paling bergengsi yang pernah dibentuk, kapan pun.”
Pernyataan tersebut secara resmi mengakhiri prospek partisipasi Kanada dalam inisiatif tersebut.
Pertukaran Pernyataan di Davos Soroti Retaknya Hubungan
Sebelumnya, saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Trump meningkatkan retorikanya terhadap Ottawa dengan menyatakan bahwa Kanada “mendapat banyak keuntungan gratis” dari Amerika Serikat dan mengklaim bahwa negara tersebut “hidup karena Amerika Serikat.”
Carney menanggapi pernyataan itu pada Kamis dengan menolak klaim tersebut, seraya mengatakan: “Kanada tidak hidup karena Amerika Serikat. Kanada berkembang karena kami adalah orang Kanada.” Dalam pidatonya di Davos sebelumnya, Carney juga menyatakan bahwa tatanan global yang dibangun di atas “hegemoni Amerika” kini “sedang mengalami keretakan.” (FG)



