Markas Khatam al-Anbiya: Iran Berjuang untuk Umat Islam
Teheran menegaskan perjuangannya melampaui sekadar pembelaan diri, dengan komitmen teguh terhadap Palestina dan umat tertindas melawan rezim Zionis.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran menyampaikan pidato penting kepada dunia Islam, menegaskan kembali dukungan tanpa goyah Republik Islam terhadap perjuangan Palestina—khususnya rakyat Gaza yang teguh.
Dibuka dengan mukadimah yang khidmat, pernyataan tersebut ditujukan “kepada saudara-saudara Muslim kami di kawasan dan orang-orang tercinta kami di tanah Palestina, khususnya Gaza yang sabar,” menegaskan bahwa pesan ini berlandaskan ketulusan, kesetiaan, dan persaudaraan.
“Hari ini, dari Republik Islam Iran, kami berbicara kepada kalian dengan suara yang jujur yang lahir dari hati—sebuah pesan kesetiaan, kasih sayang, dan persaudaraan,” ujar juru bicara tersebut.
Palestina sebagai Inti Identitas Revolusioner Iran
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Palestina tidak pernah menjadi isu yang jauh bagi Iran, melainkan pilar utama yang tertanam dalam kesadaran revolusioner sejak 1979.
“Bangsa Palestina selalu hidup dalam nurani rakyat Iran,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa namanya telah berdiri “seperti panji kebenaran yang tidak pernah jatuh.”
Menurut pernyataan tersebut, tidak ada tingkat penderitaan atau kekerasan yang mampu melemahkan tekad rakyat Palestina. Sebaliknya, keteguhan mereka terus menjadi simbol perjuangan yang lebih luas untuk keadilan di seluruh dunia Islam.
“Palestina tidak pernah menjadi masalah satu bangsa saja,” tegas pernyataan itu. “Ia selalu—dan akan selalu—menjadi isu kehormatan, kebenaran, dan keadilan bagi seluruh umat Islam.”
Perjuangan Iran Melampaui Batas Wilayahnya
Dalam penolakan tegas terhadap narasi yang menggambarkan tindakan Iran sebagai semata-mata defensif, juru bicara tersebut menekankan bahwa perjuangan Teheran berkaitan erat dengan pembelaan terhadap umat yang tertindas dan darah para syuhada Palestina.
“Kami tidak berperang hari ini semata-mata untuk membela diri, dan bukan hanya untuk menuntut balas atas para syuhada kami,” demikian pernyataan tersebut. “Kami juga berjuang untuk membela penindasan yang dialami umat Islam dan bangsa Palestina.”
Pesan ini secara langsung ditujukan kepada rakyat Palestina dan umat Islam di seluruh dunia, menolak anggapan bahwa mereka sendirian dalam konfrontasi melawan rezim Zionis.
“Jangan pernah berpikir bahwa kalian sendirian di medan ini,” ujar juru bicara tersebut. “Kami bersama kalian—dalam sebuah janji yang tidak akan berubah dan pada sikap yang tidak akan goyah.”
Komitmen Teguh hingga Pembebasan Palestina
Pernyataan tersebut ditutup dengan janji tegas untuk terus berdiri bersama perjuangan Palestina hingga tujuan akhirnya tercapai: pembebasan dan kembalinya tanah kepada pemiliknya yang sah.
“Kalian adalah bangsa kepulangan dan kehormatan,” demikian penegasan dalam pesan tersebut, yang memuji ketabahan dan komitmen lintas generasi rakyat Palestina dalam menjaga hak-haknya.
“Kami berjanji untuk tetap teguh di sisi kalian dalam jalan ini hingga kebenaran kembali kepada pemiliknya yang sah, dan Palestina yang tercinta kembali, bebas dan bermartabat, kepada pemilik aslinya.”
Ditutup dengan doa untuk kedamaian dan rahmat Ilahi, pernyataan ini kembali menegaskan posisi Iran sebagai salah satu pilar utama perlawanan di kawasan—berdiri tegas melawan agresi Zionis yang didukung Amerika Serikat, serta menegaskan bahwa perjuangan Palestina tetap menjadi poros utama masa depan kawasan. (FG)


