Mayor Jenderal Abdollahi: Trump Harus Tunggu Kejutan Iran
Komandan Iran menyatakan AS telah mengakui kekalahan di hadapan keteguhan Iran, memperingatkan respons yang lebih kuat dan menyerukan kepercayaan kawasan kepada Iran.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Mayor Jenderal Ali Abdollahi, Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, menyatakan bahwa respons yang lebih kuat akan segera datang, dengan menegaskan bahwa “Trump kini harus menunggu kejutan dari kami.”
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pesan menyusul kesyahidan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, kepala Basij Mustadhafin, serta para pelaut kapal perusak Dena.
“AS Telah Mengakui Bertekuk Lutut di Hadapan Keteguhan Iran”
Abdollahi menyatakan bahwa perkembangan terbaru menandai titik balik, dengan mengatakan:
“Ini adalah pertama kalinya negara adidaya dunia, Amerika Serikat, mengakui bertekuk lutut di hadapan kehendak Ilahi dari rakyat yang tangguh dan angkatan bersenjata yang kuat.”
Peringatan Akan Respons Militer yang Lebih Kuat dan Berkelanjutan
Merujuk pada pernyataan Donald Trump, ia menambahkan:
“Trump selama ini telah mengumumkan banyak ‘kejutan’ menurut istilahnya sendiri, dan kini ia harus menunggu kejutan dari kami.”
Ia juga menyatakan bahwa musuh, dalam upaya keluar dari situasi yang diciptakannya sendiri serta untuk mengurangi kehinaan dan mempertahankan apa yang disebutnya sebagai “kekuatan semu,” terus melakukan berbagai kejahatan.
“Jawaban dari putra-putra bangsa ini yang inovatif, berani, dan kuat di angkatan bersenjata akan lebih menghancurkan daripada tindakan dan bayangan musuh, dan jalan ini akan berlanjut hingga penyerahannya,” ujarnya.
Inisiatif Kini di Tangan Rakyat dan Para Pejuang
Abdollahi menegaskan bahwa keseimbangan saat ini telah berubah, dengan menyatakan:
“Hari ini, inisiatif berada di tangan rakyat dan para pejuang yang telah menantang dan menyingkap kepalsuan kekuatan negara adidaya dunia, Amerika Serikat.”
Ia menambahkan:
“Hari ini, pemenang di medan adalah pihak yang telah menghancurkan investasi Amerika selama lebih dari 50 tahun di kawasan Asia Barat.”
Seruan Agar Negara Kawasan Percaya pada Iran
Komandan tersebut juga menyampaikan pesan kepada negara-negara kawasan:
“Negara-negara di kawasan harus mempercayai Iran Islam sebagai negara tetangga, sahabat, dan Muslim yang kuat, serta tidak mengaitkan keamanan mereka kepada para pemimpin kekufuran dan arogansi global.”
Ia menutup pesannya dengan peringatan:
“Dengan pertolongan Allah, kami akan membuat musuh-musuh kalian menyesal untuk selamanya.” (FG)


