Meksiko Tewaskan Gembong Kartel ‘El Mencho’ dalam Operasi Militer
Setelah Meksiko mengonfirmasi kematian gembong kartel paling diburu AS, Washington menyebut operasi tersebut sebagai pukulan besar terhadap jaringan perdagangan narkotika lintas negara
Meksiko | FAKTAGLOBAL.COM — Pasukan keamanan Meksiko telah menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Jalisco New Generation (CJNG), dalam sebuah operasi militer di negara bagian Jalisco, Meksiko barat, menurut pernyataan otoritas setempat.
Kementerian Pertahanan Meksiko menyatakan Oseguera terluka dalam penggerebekan gabungan yang dipimpin militer di kota Tapalpa, sebelum akhirnya meninggal dunia saat diterbangkan ke Mexico City. Ia dianggap sebagai penjahat paling diburu di Meksiko dan salah satu bandar narkoba paling dicari oleh otoritas Amerika Serikat.
Oseguera memimpin CJNG, salah satu organisasi kriminal terkuat di Meksiko serta pemasok utama fentanil, kokain, dan metamfetamin ke pasar AS. Washington menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris asing tahun lalu dan menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.
AS Klaim Dukungan Intelijen
Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau memuji operasi tersebut dan menyebutnya sebagai perkembangan signifikan bagi keamanan regional dan global.
“Saya baru saja diberi tahu bahwa pasukan keamanan Meksiko telah membunuh ‘El Mencho,’ salah satu gembong narkoba paling berdarah dan paling brutal,” tulis Landau di X, seraya menggambarkan hasil operasi itu sebagai kemenangan bagi Meksiko, Amerika Serikat, Amerika Latin, dan dunia.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat memberikan bantuan intelijen. Ia mengatakan Oseguera merupakan target utama kedua pemerintah karena perannya dalam perdagangan fentanil, serta menambahkan bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump berterima kasih kepada militer Meksiko atas kerja sama mereka.
Bentrokan Bersenjata dan Penyitaan Saat Penggerebekan
Otoritas Meksiko menyatakan pasukan mereka mendapat perlawanan bersenjata selama operasi berlangsung. Sejumlah orang bersenjata yang diduga anggota kartel tewas, sementara lainnya terluka atau ditangkap. Pasukan keamanan juga menyita berbagai senjata, termasuk kendaraan lapis baja dan peluncur roket.
Pejabat setempat menyebut operasi lanjutan masih berlangsung untuk membongkar sisa-sisa jaringan CJNG di wilayah tersebut.
Kerusuhan Meluas, Kekerasan Dilaporkan di Sejumlah Negara Bagian
Kematian El Mencho memicu kerusuhan di sejumlah wilayah Jalisco. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kendaraan dibakar dan serangan terhadap bangunan komersial. Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro menetapkan keadaan darurat dan mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah.
Rekaman dari Bandara Guadalajara—bandara terbesar ketiga di Meksiko—menunjukkan penumpang berlarian saat suara tembakan terdengar di kejauhan. Otoritas menghentikan seluruh penerbangan masuk dan keluar dari bandara Guadalajara dan Puerto Vallarta karena alasan keamanan.
Kekerasan yang terkait CJNG juga dilaporkan terjadi di Michoacán, Tamaulipas, Zacatecas, Colima, dan Oaxaca. Video memperlihatkan anggota kartel bersenjata berpatroli di jalan-jalan, sementara suara tembakan terdengar di sejumlah lokasi.
Otoritas Meksiko menyatakan operasi keamanan tetap diberlakukan untuk menahan kekerasan dan mencegah eskalasi lebih lanjut setelah tewasnya pemimpin kartel tersebut. (FG)



