Netanyahu Bertolak ke AS: Saya Akan Bahas Gaza dan Iran dengan Trump
Netanyahu berangkat ke Amerika Serikat, mengonfirmasi bahwa ia akan bertemu Donald Trump untuk membahas Gaza, perkembangan regional, dan negosiasi dengan Iran
Palestina, FAKTAGLOBAL.COM — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertolak ke Amerika Serikat pada hari Senin, mengonfirmasi bahwa ia akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump untuk membahas Gaza, perkembangan kawasan, serta negosiasi dengan Iran.
“Tujuan kunjungan ini adalah untuk membahas Gaza, kawasan secara keseluruhan, dan yang paling utama, negosiasi dengan Iran,” kata Netanyahu menjelang keberangkatannya.
Kunjungan ini berlangsung di tengah berlanjutnya kampanye militer Israel di Gaza serta meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran.
Gaza dan Iran Menjadi Agenda Utama
Netanyahu mengatakan bahwa pembicaraan tersebut akan berfokus pada apa yang ia sebut sebagai fase berikutnya dari rencana Gaza, bersamaan dengan isu-isu regional yang lebih luas, dengan Iran sebagai pusat pembahasan.
“Saya akan menyampaikan kepada Presiden pandangan kami mengenai prinsip-prinsip negosiasi,” ujar Netanyahu. “Ini adalah prinsip-prinsip yang penting bukan hanya bagi Israel, tetapi bagi siapa pun yang menginginkan perdamaian dan keamanan.”
Netanyahu menggambarkan perjalanan ini sebagai pertemuan ketujuhnya dengan Trump selama masa jabatan kedua Trump, tidak termasuk kunjungan Trump sebelumnya ke Israel dan pidatonya di Knesset.
“Hal ini mencerminkan kedekatan yang luar biasa antara Israel dan Amerika Serikat,” kata Netanyahu, seraya menambahkan bahwa hubungan tersebut “tidak seperti apa pun dalam sejarah kami.”
Kunjungan ini berlangsung sementara Netanyahu masih berstatus buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait tindakan Israel di Gaza.
Pertemuan di Washington diperkirakan akan berlangsung akhir pekan ini. (FG)


