Pejabat Asing dan Delegasi Internasional Beri Penghormatan Terakhir kepada Syahid Imam Khamenei
Pejabat tinggi negara, ulama, tokoh Perlawanan, pemimpin agama, dan delegasi dari hampir 100 negara berkumpul di Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Syahid Imam Khamenei
IRAN, FAKTAGLOBAL.COM – Upacara penghormatan dan duka bagi Pemimpin Revolusi Islam Iran, Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei, beserta anggota keluarganya dimulai pada Jumat pagi, 3 Juli 2026, di Musala Imam Khomeini, Teheran.
Prosesi diawali dengan kehadiran para pejabat tinggi dari berbagai negara, tokoh politik, cendekiawan, ulama, serta delegasi masyarakat dari berbagai penjuru dunia yang datang untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Revolusi yang syahid.
Sejak pagi hari, tokoh-tokoh politik, ulama, budayawan, dan delegasi internasional telah memadati Musala Imam Khomeini. Upacara juga diiringi penampilan musik militer Angkatan Darat Iran, sementara qari internasional Iran Masoud Siyah Jerji, Hamid Reza Ahmadi Vafa, dan Mehdi Adeli membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an.









Ulama dan Delegasi Dunia Islam Hadir di Teheran
Di antara rombongan pertama yang memberikan penghormatan adalah para ulama dan tokoh agama dari Indonesia, Afghanistan, Lebanon, Irak, Maroko, Turki, dan Spanyol.
Perwakilan dari agama-agama resmi yang diakui di Iran juga menyampaikan belasungkawa di hadapan jasad Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei dan anggota keluarganya.
Delegasi resmi dari Turkmenistan, Rusia, China, Spanyol, Ekuador, dan Bolivia turut menghadiri prosesi penghormatan tersebut.
Hadir pula delegasi Kata’ib Hezbollah Irak bersama sejumlah tokoh utama Poros Perlawanan.
Delegasi Irak lainnya terdiri dari perwakilan Pasukan Mobilisasi Rakyat (Hashd al-Shaabi), Harakat al-Nujaba, Front Perlawanan Irak, para gubernur Provinsi Suci Karbala dan Najaf, serta sejumlah tokoh politik dan agama Irak.
Sementara itu, para ulama, cendekiawan, dan tokoh agama yang berafiliasi dengan Front Perlawanan, delegasi Gerakan Amal Lebanon, serta delegasi Syiah dari negara-negara Teluk turut menyampaikan belasungkawa dan menegaskan kembali solidaritas mereka terhadap prinsip-prinsip yang diperjuangkan oleh Syahid Imam Khamenei.
Tokoh Perlawanan dan Delegasi Internasional Ikut Menghormati
Delegasi Perlawanan Afghanistan yang dipimpin Ahmad Massoud, pemimpin Front Perlawanan Nasional Afghanistan, turut hadir dan memperbarui ikrar kesetiaan mereka kepada Syahid Imam Khamenei.
Mereka bergabung dengan para ulama Syiah dari Pakistan, delegasi Fatemiyoun asal Afghanistan, serta berbagai tokoh agama yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Umat Islam.
Delegasi dari Administrasi Tertinggi Islam Georgia, anggota parlemen dan Partai Revival Bulgaria, serta perwakilan organisasi politik dan keagamaan Turki, termasuk Ketua Partai Kesejahteraan Baru (New Welfare Party), juga hadir dalam upacara tersebut.
Pada sesi lainnya, para ulama Muslim dari Rusia, pemimpin komunitas Hindu, delegasi Syiah dari Thailand dan Jerman, perwakilan Front Pembebasan Palestina, serta kelompok jurnalis, penulis, dan analis politik dari Irak, Lebanon, dan Afghanistan turut memberikan penghormatan.
Keluarga Syuhada Hezbollah hingga Delegasi Perempuan Dunia
Delegasi Hezbollah Lebanon, keluarga Syahid Sayyed Hassan Nasrallah, keluarga Syahid Imad Mughniyeh, keluarga sejumlah komandan syahid Hezbollah, serta perwakilan partai-partai politik nasional Lebanon juga hadir menyampaikan belasungkawa.
Prosesi tersebut turut dihadiri para tetua suku dan partai politik dari Wilayah Kurdistan Irak, anggota parlemen Irak, serta delegasi Jamaat-e-Islami Bangladesh.
Delegasi perempuan juga mengambil bagian penting dalam prosesi ini. Santriwati hauzah serta aktivis perempuan dari berbagai negara hadir untuk memberikan penghormatan kepada Syahid Imam Khamenei.
Tamu-tamu internasional dari Malaysia, Lebanon, Rusia, Senegal, Amerika Serikat, Meksiko, Bosnia dan Herzegovina, Hungaria, China, Pakistan, Tunisia, India, Afghanistan, Norwegia, Argentina, serta sejumlah negara Amerika Latin lainnya juga tampak menghadiri upacara.
Hadir pula para cendekiawan dan aktivis Muslim yang bergerak di bidang persatuan mazhab Islam dari Irak, Malaysia, Lebanon, Afghanistan, Norwegia, Pakistan, Rusia, Tunisia, Senegal, dan India.
Hampir 100 Negara Berpartisipasi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa tamu dari hampir 100 negara mengikuti prosesi penghormatan bagi Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei.
Para peserta terdiri dari kepala negara, ketua parlemen, menteri luar negeri, utusan khusus pemerintah, tokoh politik, marja agama, tokoh budaya, hingga perwakilan organisasi masyarakat.
Selain itu, rombongan pejabat tinggi negara dan tokoh politik dari berbagai negara dijadwalkan tiba mulai pukul 14.00 waktu Teheran untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan penghormatan terakhir kepada jasad suci Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei. (PW)


