Peringatan Keras Markas Khatam al-Anbiya: Lokasi Terkait "Iran International" Akan Ditarget
Markas Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan bahwa fasilitas yang mendukung Iran International akan menjadi sasaran seiring meningkatnya operasi rudal dan drone.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan bahwa lokasi-lokasi yang terhubung dengan media Iran International di kawasan akan menjadi target.
Menurut pernyataan tersebut, media yang berafiliasi dengan Zionis itu menggunakan kapasitas satelit dan infrastruktur media yang disediakan oleh sejumlah negara di kawasan untuk menyebarkan ketegangan, merekayasa narasi palsu, menyebarkan rumor, dan melancarkan perang psikologis terhadap rakyat Iran demi mendukung tujuan Amerika Serikat dan rezim Zionis.
Komando tersebut memperingatkan bahwa jika bantuan terhadap media itu terus berlanjut, seluruh titik kerja sama dengannya akan dimasukkan ke dalam daftar target Republik Islam Iran.
Pertahanan Udara Jatuhkan Tiga Drone Israel
Sementara itu, dalam pesan terpisah, juru bicara Markas Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa Iran tidak memiliki toleransi ketika harus melancarkan pukulan berat dan beruntun terhadap musuh.
Ia mengumumkan bahwa dalam beberapa jam terakhir pasukan pertahanan udara Iran berhasil menembak jatuh tiga drone Israel. Drone tersebut meliputi satu drone Orbiter-4 di Tabriz serta dua drone Hermes di kota Andimeshk dan Teheran.
Intersepsi itu dilakukan oleh unit pertahanan udara IRGC di bawah jaringan pertahanan udara nasional yang terintegrasi.
Menurut pernyataan tersebut, sejak dimulainya perang yang dipaksakan, sebanyak 114 drone pengintai, tempur, dan serang telah berhasil dicegat dan dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara Iran.
Gelombang Baru Operasi “Janji Sejati IV”
Komando tersebut juga melaporkan pelaksanaan gelombang ke-47 Operasi Janji Sejati IV yang dilancarkan dengan sandi “Ya Rasul Allah (SAW)”, menargetkan lokasi-lokasi di wilayah pendudukan, Gurun Negev, Be’er Sheva, Nevatim, tempat persembunyian separatis Komala, serta pangkalan Al-Udeid yang menampung pasukan Amerika. Operasi ini melibatkan peluncuran rudal berbahan bakar padat dan cair.
Pada dini hari ini, gelombang ke-48 operasi juga diluncurkan dengan sandi “Ya Qamar Bani Hashim (AS)” secara bersamaan dengan Hizbullah. Serangan tersebut menargetkan lokasi di wilayah utara Palestina yang diduduki, Galilea, Dataran Tinggi Golan, Haifa, serta pangkalan militer Amerika di kawasan dengan menggunakan rudal berbahan bakar padat Kheibar-Shekan, rudal berbahan bakar cair Qadr, serta drone serang.
Serangan terhadap Pangkalan Militer Amerika
Dalam gelombang ke-49 Operasi True Promise IV, unit rudal dan drone Angkatan Laut IRGC menargetkan sistem radar Patriot, menara kontrol, serta hanggar pertahanan udara di Pangkalan Udara Al-Dhafra, juga radar peringatan dini, hanggar pesawat, area parkir utama, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar di Pangkalan Udara Sheikh Isa.
Pada gelombang yang sama, fasilitas di pangkalan helikopter Al-Adiri juga dihancurkan, termasuk depot peralatan, titik berkumpul pasukan teroris, serta hanggar penyimpanan helikopter.
Dalam beberapa jam terakhir, Angkatan Darat Iran juga melancarkan serangan berat terhadap pusat-pusat militer dan intelijen rezim Israel di wilayah pendudukan menggunakan drone serang.
Juru bicara tersebut menutup pernyataannya dengan mengatakan:
“Kami tidak memiliki kesabaran ketika harus melancarkan pukulan berat, menghancurkan, dan berkelanjutan terhadap musuh. Kami bertindak satu serangan demi satu serangan. Era intimidasi internasional telah berakhir.”
“Dan kemenangan hanyalah dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (FG)



