Peringatan Larijani: Ribuan Tentara AS Harus Bersiap Ditangkap Jika Nekat Invasi Darat
Ali Larijani memperingatkan bahwa jika pasukan Amerika Serikat mencoba melakukan invasi darat ke Iran, mereka akan menghadapi kerugian besar dan ribuan tentara Amerika bisa berakhir tertangkap.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat mencoba melakukan invasi darat ke Iran, pasukan Amerika harus bersiap untuk ditangkap.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui akun resminya di X, Larijani mengatakan bahwa beberapa pejabat Amerika telah berbicara tentang kemungkinan mengirim beberapa ribu tentara untuk melakukan invasi darat ke Iran.
Ia menanggapi bahwa putra-putra pemberani Imam Khomeini dan Imam Khamenei telah siap, dan bahwa invasi semacam itu akan berakhir dengan para pejabat Amerika dipermalukan oleh ribuan tentara mereka yang tewas dan tertangkap.
Larijani juga menegaskan bahwa tanah Iran bukanlah tempat bagi para setan untuk menari.
Lebih dari 500 Tentara AS Dilaporkan Tewas
Larijani lebih lanjut menyatakan bahwa lebih dari 500 tentara Amerika telah tewas dalam konfrontasi yang sedang berlangsung.
Ia mengatakan bahwa Donald Trump sedang menyeret rakyat Amerika ke dalam perang yang tidak adil melawan Iran, dipengaruhi oleh apa yang ia sebut sebagai sandiwara politik Benjamin Netanyahu.
Larijani menantang Washington untuk meninjau kembali prioritasnya, dengan mempertanyakan apakah slogan “America First” masih memiliki makna ketika ratusan tentara Amerika telah kehilangan nyawa mereka.
Iran Memperingatkan Biaya yang Akan Jauh Lebih Besar
Larijani mengeluarkan peringatan lanjutan bahwa konflik ini masih jauh dari selesai dan Amerika Serikat harus bersiap menghadapi harga yang jauh lebih mahal.
Ia menegaskan bahwa kesyahidan Imam Khamenei akan membawa konsekuensi yang sangat besar, menandakan bahwa Iran dan Front Perlawanan akan terus melanjutkan respons mereka.
Menurut Larijani, jika Washington semakin meningkatkan eskalasi perang, konsekuensi bagi pasukan Amerika bisa menjadi jauh lebih berat. (FG)



