Pezeshkian: Setiap Agresi ke Iran Akan Dibalas Respons Menghancurkan
Para Pejabat Iran mengeluarkan peringatan tegas bahwa setiap tindakan agresi akan dihadapi dengan respons yang keras dan membuat penyerang menyesal, di tengah meningkatnya ancaman dari AS Cs
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Menyusul ancaman yang dilontarkan semalam oleh Presiden AS, para pejabat Iran mengeluarkan peringatan tegas bahwa setiap tindakan agresi terhadap Republik Islam Iran akan dibalas dengan respons yang keras dan bersifat membuat penyerang menyesal, menegaskan penolakan Teheran terhadap intimidasi dan tekanan militer.
Presiden Pezeshkian: Setiap Agresi Akan Dibalas dan Membuat Penyerang Menyesal
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa respons Iran terhadap setiap serangan yang tidak adil akan bersifat tegas dan memiliki daya tangkal.
Dalam sebuah unggahan yang dipublikasikan pada Selasa di akun X resminya, Pezeshkian menulis:
“Respons Republik Islam Iran terhadap setiap agresi zalim akan keras dan akan membuat para musuh menyesal.”
Pernyataan presiden tersebut disampaikan sebagai respons langsung terhadap ancaman yang dikeluarkan semalam oleh Presiden AS, yang menandai sikap tegas Teheran dalam menolak intimidasi dan paksaan militer.
Shamkhani: Doktrin Iran Memungkinkan Daya Tangkal Pra-Emptif
Sebelumnya, Ali Shamkhani, penasihat senior Pemimpin Revolusi Islam dan mantan Sekretaris Supreme National Security Council (SNSC), menanggapi meningkatnya retorika ancaman dalam pernyataannya terkait konferensi pers bersama Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.
Shamkhani menyatakan bahwa doktrin pertahanan Iran memungkinkan respons sebelum ancaman benar-benar terealisasi, seraya menekankan bahwa daya tangkal direncanakan jauh hari, bukan bersifat reaktif setelah serangan terjadi.
Ia menegaskan bahwa kapabilitas rudal dan pertahanan Iran tidak dapat dinegosiasikan dan tidak memerlukan izin dari pihak eksternal mana pun, serta memperingatkan bahwa setiap agresi akan memicu respons keras dan segera, dengan dampak yang melampaui perhitungan para perancangnya.
Teheran Tegaskan Kesiapan di Tengah Meningkatnya Retorika Ancaman
Pernyataan terkoordinasi dari presiden Iran dan para pejabat senior pertahanan tersebut menegaskan sikap kesiapsiagaan strategis dan daya tangkal Teheran, seiring meningkatnya retorika bermusuhan dari Washington dan Tel Aviv.
Para pejabat Iran berulang kali menyatakan bahwa meskipun Teheran tidak mencari konfrontasi, Iran akan merespons secara tegas setiap pelanggaran terhadap kedaulatannya, sekaligus menegaskan bahwa daya tangkal—bukan kepatuhan—tetap menjadi pilar utama strategi pertahanan nasional Iran. (FG)




