Popularitas Trump Anjlok ke Titik Terendah — Partai Republik Bayar Harga Perang Iran
Kemurkaan publik atas kebijakan Iran dan lonjakan biaya hidup mendorong tingkat persetujuan Trump ke rekor terendah, memicu kekhawatiran di kubu Republik jelang pemilu
Amerika Serikat, FAKTAGLOBAL.COM — Sebuah media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa lonjakan tajam ketidakpuasan publik terhadap Donald Trump mulai berdampak langsung pada para anggota partainya sendiri.
Situs berita analisis berbahasa Ibrani, Walla News, dalam laporannya menyebutkan bahwa popularitas Trump telah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah, secara signifikan meningkatkan harapan Partai Demokrat untuk meraih kemenangan.
Laporan tersebut, mengutip hasil jajak pendapat yang dipublikasikan oleh The Washington Post, mencatat bahwa kegagalan pemerintahan Trump dalam menahan lonjakan biaya hidup—yang dipicu oleh perang melawan Iran—telah memberikan dampak berat terhadap presiden AS tersebut.
Tekanan Ekonomi dan Reaksi terhadap Kebijakan Iran
Media itu menulis bahwa kondisi ini berpotensi membuat Partai Republik membayar harga dalam pemilu mendatang yang dijadwalkan berlangsung dalam enam bulan ke depan.
Dalam laporan tersebut juga diungkapkan bahwa tingkat persetujuan terhadap Trump telah turun ke titik terendah absolut, dengan 66% warga Amerika menyatakan ketidakpuasan dan kekecewaan terhadap kebijakan negara mereka terhadap Teheran.
Pada bagian lain laporan, ditegaskan bahwa popularitas Trump telah mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan hasil jajak pendapat memicu kekhawatiran serius di kalangan Partai Republik menjelang pemilu mendatang.
Menurut temuan yang sama, 66% responden menyatakan tidak puas terhadap penanganan pemerintah mereka terkait Iran, sementara dukungan publik terhadap Trump dalam isu ekonomi telah merosot hingga di bawah 33%. (FG)


