Qa’ani: Persatuan Iran Perkuat Perlawanan
Komandan Pasukan Quds IRGC menolak klaim adanya perpecahan internal, menekankan kohesi antara rakyat dan kepemimpinan sebagai fondasi kekuatan Iran.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Brigadir Jenderal Esmail Qa’ani, komandan Pasukan Quds dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), menegaskan bahwa kekuatan Front Perlawanan terletak pada persatuan rakyat dan kohesi institusi negara, seraya menolak klaim Amerika Serikat tentang adanya perpecahan internal di Iran.
Berbicara pada Kamis, Qa’ani mengatakan bahwa konfrontasi yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa keselarasan antara masyarakat dan kepemimpinan tetap menjadi faktor penentu dalam menghadapi apa yang ia sebut sebagai musuh Amerika–Zionis.
“Kekuatan Front Perlawanan dalam perang melawan musuh Amerika–Zionis bersumber dari persatuan rakyat di jalanan dan kohesi para pejabat,” ujarnya.
Front Bersatu Menolak Klaim Perpecahan
Qa’ani menegaskan bahwa narasi yang menggambarkan adanya perpecahan di dalam Iran tidak mencerminkan realitas, serta menekankan bahwa seluruh elemen berada dalam kerangka nasional dan revolusioner yang bersatu.
“Kita semua adalah revolusioner, dan dengan persatuan kokoh antara rakyat dan pemerintah, serta komitmen penuh terhadap kepemimpinan Pemimpin Besar Revolusi, kita akan membuat agresor kriminal menyesali perbuatannya,” katanya.
Pernyataan ini muncul di tengah klaim berulang dari AS yang menyebut adanya perbedaan pandangan di dalam sistem politik Iran, yang secara konsisten dibantah oleh para pejabat Iran.
Pesan Persatuan Bergema di Tingkat Kepemimpinan
Qa’ani juga mengulang doktrin persatuan yang disuarakan oleh para pejabat tinggi Iran:
“Satu Tuhan, satu rakyat, satu pemimpin, dan satu jalan — yaitu jalan menuju kemenangan Iran, yang lebih berharga dari nyawa.”
Pesan yang sama sebelumnya juga dipublikasikan oleh Presiden Masoud Pezeshkian dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dalam unggahan terkoordinasi, mencerminkan keselarasan yang lebih luas di kalangan kepemimpinan Iran.
Pernyataan Qa’ani menegaskan satu pesan konsisten dari Teheran: kohesi internal dan persatuan antara rakyat dan institusi pemerintahan tetap menjadi pilar utama posisi strategis Iran di tengah ketegangan kawasan yang berlanjut. (FG)



