Raksasa Petrokimia Arab Saudi Diserang
Ledakan mengguncang kawasan industri Jubail setelah serangan rudal terhadap infrastruktur energi utama
Arab Saudi, FAKTAGLOBAL.COM — Ledakan dan dampak luas dilaporkan terjadi di kawasan industri strategis Jubail, Arab Saudi, pada Selasa dini hari, dalam apa yang dikonfirmasi pihak berwenang sebagai serangan rudal yang menargetkan infrastruktur energi.
Menurut laporan yang tersedia, sejumlah serangan menghantam wilayah Jubail, salah satu pusat petrokimia paling penting di dunia. Kawasan industri ini, dengan kapasitas produksi tahunan sekitar 60 juta ton, menyumbang sekitar 6 hingga 8 persen dari total produksi petrokimia global.
Perusahaan SABIC Arab Saudi, raksasa petrokimia di Timur Tengah dengan kepemilikan saham Amerika, merupakan salah satu investor utama di kawasan industri tersebut.
Selain itu, kompleks Sadara—yang didukung oleh perusahaan Amerika Dow Chemical—serta proyek Amiral yang dimiliki bersama oleh Aramco dan TotalEnergies, termasuk di antara proyek-proyek petrokimia besar yang berlokasi di Jubail.
Arab Saudi Konfirmasi Serangan Rudal ke Fasilitas Energi
Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengakui terjadinya serangan rudal tersebut, namun menyatakan bahwa sisa-sisa rudal balistik jatuh di sekitar fasilitas energi, seraya menambahkan bahwa penilaian kerusakan masih berlangsung.
Seorang juru bicara kementerian juga mengklaim bahwa tujuh rudal balistik yang menargetkan Provinsi Timur berhasil dicegat. (FG)


