Rusia Akan Lanjutkan Perundingan Ukraina dengan AS Pasca Pertemuan di Kremlin
Moskow mengonfirmasi keberlanjutan kontak tingkat tinggi dengan Washington terkait Ukraina setelah pertemuan Anchorage, dengan menegaskan kembali posisi Rusia dan kesepahaman yang telah dinegosiasikan
Rusia | FAKTAGLOBAL.COM – Rusia mengonfirmasi bahwa kontak dengan Amerika Serikat terkait situasi di Ukraina akan terus berlanjut di berbagai tingkat, menyusul kunjungan terbaru delegasi AS ke Kremlin.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa pembahasan tetap aktif dan berlanjut, mencerminkan dinamika situasi perundingan yang sedang berlangsung. Aleksey Polishchuk, Kepala Departemen CIS Kedua (2CISD) Kementerian Luar Negeri Rusia, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Moskow dan Washington sepakat untuk mempertahankan keterlibatan dalam isu Ukraina.
“Disepakati bahwa kontak mengenai isu Ukraina akan terus berlanjut di berbagai tingkat. Dengan demikian, situasi perundingan berada dalam kondisi yang cukup dinamis,” ujar Polishchuk.
Putin Menjamu Utusan AS dalam Pembicaraan Panjang di Kremlin
Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pertemuan panjang hingga larut malam di Kremlin dengan para utusan Amerika Serikat, dengan fokus pembahasan pada Ukraina, kerja sama ekonomi, dan inisiatif perdamaian.
Pembicaraan tersebut digambarkan sebagai signifikan oleh Kirill Dmitriev, utusan khusus presiden Rusia untuk investasi dan kerja sama ekonomi dengan negara-negara asing. Dmitriev mengonfirmasi keikutsertaannya bersama para pejabat senior Rusia lainnya.
“Diskusi penting Rusia–AS di Kremlin hari ini. Presiden Vladimir Putin menerima para ‘Peacemaker’ Steven Witkoff, Jared Kushner, dan Josh Gruenbaum. Penasihat Presiden Yury Ushakov dan saya sendiri juga turut berpartisipasi,” tulis Dmitriev di X.
Dialog Berpijak pada Kesepahaman KTT Anchorage
Polishchuk menekankan bahwa pendekatan Moskow dalam pembicaraan yang sedang berlangsung berlandaskan pada posisi Rusia yang telah dinyatakan sebelumnya serta kesepahaman yang dicapai dalam KTT Anchorage antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump pada Agustus 2025.
“Dalam kontak semacam itu, pihak Rusia bertumpu pada posisi-posisi yang telah diketahui luas sebagaimana diuraikan oleh Presiden Rusia pada Juni 2024 serta kesepahaman kompromi yang dicapai di Alaska pada Agustus 2025,” ujarnya.
Putin dan Trump bertemu di Anchorage, Alaska, pada 15 Agustus 2025, dalam perundingan yang berfokus pada penyelesaian konflik Ukraina. Kedua pemimpin menggambarkan pertemuan tersebut sebagai konstruktif, dengan Putin kemudian menegaskan ketertarikan Rusia untuk mencapai penyelesaian jangka panjang. (FG)


