Satelit Iran yang Sukses Diluncurkan Mulai Beroperasi
Pejabat Pastikan Kinerja Stabil Tiga Satelit Buatan Dalam Negeri di Orbit; Satelit Masuk Layanan Setelah Penempatan Sukses
Iran, FAKTAGLOBAL.COM — Iran mengonfirmasi bahwa tiga satelit buatan dalam negeri yang berhasil diluncurkan ke luar angkasa pada akhir bulan lalu telah memulai operasi normal setelah ditempatkan di orbit rendah Bumi.
Pejabat Iran menyatakan satelit-satelit tersebut berfungsi sesuai rencana setelah penerimaan sinyal operasional awal, yang menegaskan stabilitas dan kesiapan untuk mendukung aplikasi sipil serta kebutuhan nasional.
Ketiga satelit—Zafar-2, Paya (Tolou-3), dan Kowsar—diluncurkan pada 28 Desember 2025 menggunakan wahana peluncur Rusia Soyuz dan ditempatkan pada orbit setinggi sekitar 500 kilometer.
Pemerintah Pastikan Berfungsi Normal
Berbicara di kota Rasht, Iran utara, Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran Sattar Hashemi mengatakan keberhasilan masuknya satelit ke fase layanan menandai langkah operasional penting bagi sektor antariksa dan komunikasi Iran.
Ia menyatakan satelit-satelit tersebut beroperasi normal dan bahwa penerimaan sinyal pertama tak lama setelah peluncuran memverifikasi keberhasilan misi.
Hashemi menekankan bahwa satelit dikembangkan dengan memanfaatkan kemampuan ilmiah dan industri domestik, melibatkan kontribusi institusi pemerintah, perusahaan swasta, dan universitas.
Aplikasi Sipil dan Lingkungan
Menurut para pejabat, satelit-satelit ini terutama dirancang untuk tujuan sipil, termasuk pengelolaan lahan, pemantauan lingkungan, dan perlindungan sumber daya alam.
Fungsinya mencakup pelacakan perubahan hutan dan sumber daya air, pemantauan kondisi pertanian, serta dukungan pengelolaan wilayah skala besar.
Kapabilitas Operasional
Satelit Zafar-2 menyediakan pencitraan dengan resolusi 15 meter, memungkinkan pengamatan makro terhadap perubahan lingkungan dan geografis.
Satelit Paya (Tolou-3) merupakan platform yang lebih maju, dengan resolusi dasar pencitraan 5 meter dan kemampuan meningkatkan kualitas gambar hingga sekitar 3 meter melalui pemrosesan kecerdasan buatan. Satelit ini juga dilengkapi sistem propulsi yang memungkinkan penyesuaian ketinggian dan memperpanjang masa operasi.
Pejabat Iran menggambarkan Kowsar sebagai bagian dari kemampuan penginderaan jauh Iran yang terus berkembang, mendukung pengumpulan data untuk perencanaan dan pembangunan nasional.
Bagian dari Program Antariksa yang Lebih Luas
Otoritas menyatakan dimulainya operasi ketiga satelit ini merupakan bagian dari upaya lebih luas Iran untuk memperluas infrastruktur antariksa independen, meskipun menghadapi sanksi Barat jangka panjang yang membatasi akses ke teknologi maju.
Iran juga mengumumkan bahwa satelit tambahan—termasuk Tolou-4 (Pars-2) dan rencana konstelasi satelit Martyr Soleimani satellite constellation—dijadwalkan untuk semakin meningkatkan cakupan pencitraan dan ketersediaan data pada fase-fase berikutnya dari program tersebut. (FG)
Sumber: Tasnim



