Sekjen PBB Sampaikan Belasungkawa kepada Iran atas Kesyahidan Ayatollah Khamenei
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyampaikan belasungkawa kepada rakyat dan pemerintah Iran dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi.
Iran, FAKTAGLOBAL.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat dan pemerintah Iran atas kesyahidan Ayatollah Sayyed Ali Khamenei, Pemimpin Syahid Revolusi Islam, dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada Kamis.
Menurut media Iran, Guterres kembali menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Ayatollah Sayyed Ali Khamenei serta menyatakan simpati kepada rakyat dan pemerintah Republik Islam Iran.
Sementara itu, jenazah suci Pemimpin Syahid telah tiba di Masjid Mosalla Imam Khomeini di Teheran, tempat persiapan untuk rangkaian prosesi penghormatan terakhir secara resmi tengah berlangsung.
Dalam percakapan tersebut, Guterres dan Araghchi juga membahas perkembangan terbaru di kawasan dan dunia internasional, situasi di Selat Hormuz, pelaksanaan kesepakatan penghentian agresi militer rezim Zionis terhadap Lebanon, perkembangan setelah penandatanganan nota kesepahaman antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, serta perkembangan terbaru terkait perundingan yang sedang berlangsung.
Jenazah Suci Ayatollah Khamenei Tiba di Mosalla Imam Khomeini
Pada Kamis malam, usai pelaksanaan salat Magrib dan Isya, prosesi penghormatan pertama bagi “Syahid Iran” digelar di lokasi kesyahidannya.
Acara tersebut dihadiri keluarga para syuhada Perang Pemaksaan Kedua dan Ketiga, keluarga para syuhada Kantor Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, serta keluarga para syuhada Korps Perlindungan Vali Amr, yang memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah suci Grand Ayatollah Sayyed Ali Khamenei.
Prosesi Penghormatan Publik Digelar Selama Dua Hari
Prosesi penghormatan publik selama dua hari bagi Ayatollah Sayyed Ali Khamenei akan dimulai pada Sabtu pagi di Mosalla Imam Khomeini, Teheran, dengan kehadiran para pelayat dari berbagai penjuru Iran.
Rangkaian acara tersebut menjadi awal penghormatan terakhir rakyat Iran kepada Pemimpin Syahid Revolusi Islam. (PW)


