Shamkhani Diangkat jadi Sekretaris Dewan Pertahanan Iran
Pejabat Iran mengklarifikasi bahwa Pengangkatan Telah Ditetapkan Sebelumnya, Seiring Munculnya Dewan Pertahanan sebagai Struktur Keamanan Pasca-Perang
Iran | FAKTAGLOBAL.COM — Laksamana Ali Shamkhani telah diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Iran melalui keputusan Presiden Masoud Pezeshkian, menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip Lembaga Penyiaran Republik Islam Iran.
Pengangkatan tersebut kembali menjadi perbincangan publik setelah dilaporkan oleh Nour News, sebuah media yang dekat dengan Shamkhani.
Namun, para pejabat pemerintah kemudian menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah hal baru dan telah dikeluarkan sebelumnya, sehingga pemberitaan terbaru tersebut merupakan pengungkapan yang tertunda, bukan keputusan yang baru diambil.
Klarifikasi dari Kantor Kepresidenan
Menanggapi laporan media tersebut, Seyyed Mohammad-Mehdi Tabatabaei, Deputi Komunikasi dan Informasi Kantor Presiden, menyatakan bahwa Dewan Pertahanan dibentuk pada masa perang 12 hari sebagai sebuah dewan yang berada di bawah Dewan Tertinggi Keamanan Nasional.
Ia menekankan bahwa keputusan presiden terkait penunjukan sekretaris dewan tersebut telah diterbitkan sejak saat itu dan tidak ada kebutuhan khusus untuk mempublikasikannya ketika pertama kali diberlakukan.
Mandat dan Tugas Sekretaris Dewan Pertahanan
Berdasarkan ketentuan dalam keputusan tersebut, Sekretaris Dewan Pertahanan bertugas membentuk dan mengelola sekretariat dewan serta mengawasi program-program khususnya. Tanggung jawab tersebut meliputi:
Perancangan dan penguatan menyeluruh kesiapan pertahanan nasional
Penyusunan mekanisme untuk menghadapi ancaman baru dan non-tradisional
Koordinasi dan sinergi di antara berbagai pilar kekuatan Republik Islam dalam ranah pertahanan
Penyusunan kerangka kerja diplomasi pertahanan
Penataan kegiatan komunikasi strategis dan perang kognitif dalam strategi pertahanan Iran secara keseluruhan
Pembentukan Dewan Pertahanan Pasca-Perang
Dewan Pertahanan dibentuk setelah perang 12 hari sebagai respons terhadap dinamika ancaman yang berkembang. Tujuan utamanya adalah meningkatkan koordinasi, kohesi, dan efektivitas dalam pengambilan keputusan di bidang pertahanan, sekaligus memperkuat daya tangkal pada tingkat strategis tertinggi.
Laksamana Shamkhani telah hadir dalam Dewan Pertahanan sejak awal pembentukannya dalam kapasitasnya sebagai Perwakilan Pemimpin, dengan peran yang berkelanjutan sejak tahap-tahap awal pendirian lembaga tersebut. (FG)


