Sumber Keamanan Perlawanan Ungkap Jaringan Mossad yang Libatkan Anwar Gargash di UEA
Pengungkapan terbaru mengungkap bagaimana Mossad menggunakan sebuah perusahaan di Abu Dhabi sebagai kedok untuk membangun jaringan di kalangan tokoh Emirat dan melacak aktivitas bisnis Iran
UEA, FAKTAGLOBAL.COM — Seorang sumber keamanan senior dari Perlawanan mengungkap rincian baru mengenai jaringan intelijen Israel yang beroperasi di Uni Emirat Arab (UEA), serta membeberkan apa yang disebutnya sebagai peran Anwar Gargash dalam memfasilitasi hubungan dengan Mossad dan badan-badan intelijen Israel lainnya melalui sebuah perusahaan yang didirikan dengan kedok kegiatan energi terbarukan.
Pengungkapan tersebut dipublikasikan oleh Tasnim News sebagai bagian dari rangkaian laporan yang sedang berlangsung mengenai Gargash dan hubungannya dengan badan-badan intelijen Israel.
Mossad Beroperasi Melalui Perusahaan Kedok di Abu Dhabi
Sumber keamanan tersebut menyatakan bahwa intelijen Israel mendirikan sebuah perusahaan dengan kedok proyek energi terbarukan sebelum membuka kantor di Abu Dhabi, yang kemudian digunakan sebagai platform untuk berbagai aktivitas intelijen.
Menurut sumber itu, para pejabat politik dan keamanan senior UEA, khususnya di lingkaran kepemimpinan Abu Dhabi, mengetahui hakikat sebenarnya dari perusahaan tersebut. Namun, perannya tetap disembunyikan dari masyarakat luas, berbagai kalangan politik, bahkan dari sebagian pemimpin tujuh emirat yang membentuk UEA.
Setelah perusahaan tersebut didirikan di UEA, Gargash mulai mengadakan pertemuan dengan pejabat Mossad di fasilitas-fasilitas yang terkait dengan perusahaan itu. Pertemuan-pertemuan tersebut disebut digunakan untuk mengoordinasikan posisi politik, prioritas, dan agenda operasional.
Jaringan Tokoh Emirat Dibangun Melalui Hubungan Intelijen
Melalui jalur-jalur tersebut, dibentuklah sebuah jaringan yang terdiri dari 17 tokoh berpengaruh di UEA.
Kelompok tersebut pada awalnya terdiri dari para pemimpin suku dan pengusaha terkemuka sebelum terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya.
Menurut pengungkapan tersebut, jaringan itu merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh Israel untuk membina hubungan dengan tokoh-tokoh berpengaruh di UEA serta memperkuat saluran kerja sama intelijen di dalam negeri tersebut.
Aktivitas Bisnis Iran Menjadi Sasaran
Sumber keamanan itu juga mengungkap bahwa Gargash kemudian membantu intelijen Israel dalam mengidentifikasi aktivitas bisnis Iran yang beroperasi di UEA.
Informasi yang diperoleh melalui upaya tersebut diserahkan kepada Mossad, yang kemudian menggabungkannya dengan data intelijen yang dikumpulkan melalui saluran-salurannya sendiri sebelum meneruskannya kepada Departemen Keuangan Amerika Serikat.
Sebagai imbalannya, intelijen Israel memberikan informasi kepada otoritas Emirat terkait perkembangan situasi di Yaman.
Pengungkapan terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian laporan yang lebih luas mengenai hubungan Gargash dengan badan-badan intelijen Israel. Menurut sumber tersebut, informasi tambahan diperkirakan akan dipublikasikan dalam beberapa hari mendatang seiring berlanjutnya penyelidikan.
(FG)


