Trump Klaim 50 Juta Barel Minyak Venezuela Sedang Dikirim ke Texas
Trump mengatakan 50 juta barel minyak Venezuela sedang menuju Texas, sebuah klaim yang disampaikan oleh presiden AS tanpa konfirmasi atau pengumuman publik dari Caracas.
Amerika Serikat, FAKTAGLOBAL.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa 50 juta barel minyak Venezuela saat ini sedang dikirim ke Amerika Serikat, sebuah pernyataan yang disampaikan secara terbuka oleh Gedung Putih dan belum dikonfirmasi oleh otoritas Venezuela.
“Kami mengambil 50 juta barel minyak. Saat ini sedang menuju Houston,” kata Trump kepada para wartawan, seraya menggambarkan pengiriman yang diklaim tersebut sebagai bagian dari apa yang ia sebut sebagai pergeseran kebijakan energi AS.
Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah Venezuela yang mengakui pernyataan Trump tersebut atau mengumumkan adanya pengaturan baru terkait minyak dengan Washington.
Klaim Berasal dari Washington
Pernyataan Trump merupakan satu-satunya sumber publik terkait klaim pengiriman minyak Venezuela tersebut. Lembaga-lembaga negara Venezuela tidak mengeluarkan pengumuman tandingan yang mengonfirmasi volume yang disebutkan oleh presiden AS atau yang menggambarkan pengiriman tersebut sebagai bagian dari perjanjian bilateral.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, yang diperkirakan mencapai sekitar 300 miliar barel. Produksi minyak negara itu mengalami penurunan tajam selama satu dekade terakhir, dari sekitar 3,5 juta barel per hari pada 2013 menjadi kira-kira 1 juta barel per hari, dalam periode yang ditandai oleh sanksi luas AS yang menargetkan sektor energi Venezuela.
Pernyataan Trump disampaikan di tengah berlanjutnya ketegangan politik dan militer menyusul operasi militer AS pada 3 Januari di Venezuela.
Menurut Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, sekitar 100 orang tewas dalam operasi tersebut. Pemerintah Kuba mengonfirmasi bahwa 32 aparat keamanan Kuba termasuk di antara korban tewas.
Presiden interim Delcy Rodríguez sejak itu menyatakan secara terbuka bahwa tidak ada penyerahan diri yang terjadi selama peristiwa Januari tersebut dan memperingatkan terhadap tekanan eksternal yang berkelanjutan terhadap Venezuela.
Tidak Ada Konfirmasi dari Caracas
Sementara Trump membingkai pengiriman yang diklaim tersebut sebagai bukti perubahan sikap energi AS, Caracas belum mengeluarkan konfirmasi publik terkait klaim tersebut.
Tidak ada otoritas Venezuela yang secara terbuka menjelaskan pengiriman yang dirujuk oleh Trump, maupun yang mengkategorikannya sebagai bagian dari kebijakan atau perjanjian baru yang diumumkan. (FG)


