Trump Perpanjang Sanksi Anti-Rusia Terkait Ukraina Selama Satu Tahun
Washington Memperbarui Kewenangan Darurat Nasional, Mempertahankan Langkah Hukuman terhadap Moskow dan Krimea
Amerika Serikat | FAKTAGLOBAL.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperpanjang selama satu tahun lagi paket luas sanksi AS yang dijatuhkan terhadap Rusia terkait konflik Ukraina, sekali lagi mengandalkan kewenangan darurat luar biasa untuk membenarkan kelanjutan tekanan ekonomi dan keuangan terhadap Moskow.
Perpanjangan tersebut dikonfirmasi melalui sebuah pemberitahuan yang dipublikasikan dalam Federal Register, yang mempertahankan sanksi-sanksi yang awalnya diberlakukan berdasarkan serangkaian perintah eksekutif sejak tahun 2014.
Sanksi Diperpanjang Hingga Maret 2026
Menurut pemberitahuan tersebut, seluruh langkah pembatasan yang terkait dengan krisis Ukraina dan Krimea “harus tetap berlaku setelah 6 Maret 2026,” sehingga memastikan bahwa sanksi keuangan, ekonomi, dan politik yang ada tetap diberlakukan sepenuhnya selama satu tahun ke depan.
Keputusan ini mempertahankan sanksi yang diperkenalkan melalui perintah eksekutif yang dikeluarkan pada Februari 2022, September 2018, serta Maret dan Desember 2014—langkah-langkah yang secara kolektif telah membentuk tulang punggung perang ekonomi jangka panjang Washington terhadap Rusia.
Penggunaan Berkelanjutan Kewenangan Darurat
Trump membenarkan perpanjangan tersebut dengan merujuk pada Undang-Undang Keadaan Darurat Nasional, dengan menyatakan bahwa kebijakan dan tindakan yang tercantum dalam perintah-perintah eksekutif tersebut masih merupakan apa yang oleh Washington disebut sebagai “ancaman yang tidak biasa dan luar biasa” terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
“Tindakan dan kebijakan yang dibahas dalam Perintah-Perintah Eksekutif ini terus menimbulkan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat,” kata Trump dalam pemberitahuan resmi tersebut.
Ia menambahkan bahwa, berdasarkan Pasal 202(d) Undang-Undang Keadaan Darurat Nasional, keadaan darurat nasional yang diumumkan lebih dari satu dekade lalu akan tetap berlaku selama satu tahun ke depan.
Perintah Eksekutif 13660: Satu Dekade Sanksi
Kerangka sanksi ini bermula dari Perintah Eksekutif 13660, yang pertama kali dikeluarkan pada tahun 2014 menyusul perkembangan politik di Ukraina.
Perintah tersebut menetapkan keadaan darurat nasional dan meletakkan dasar hukum untuk menargetkan individu serta entitas yang dituduh oleh Washington terlibat dalam isu Krimea dan Ukraina timur.
Para pengkritik berpendapat bahwa perintah tersebut sejak itu telah digunakan sebagai alat tekanan permanen, bukan sebagai langkah darurat sementara.
Krimea Tetap Menjadi Pusat Kampanye Tekanan AS
Langkah-langkah yang terkait dengan Krimea tetap menjadi komponen utama dari rezim sanksi, meskipun Moskow berulang kali menolak narasi AS dan Barat mengenai semenanjung tersebut.
Rusia secara konsisten mengecam sanksi-sanksi itu sebagai ilegal, bermotif politik, dan melanggar hukum internasional, serta menuduh Washington mempersenjatai instrumen ekonomi untuk memaksakan dominasi geopolitik.
Perpanjangan ini menegaskan penolakan Washington untuk meninjau kembali pendekatan konfrontatifnya terhadap Rusia, meskipun sanksi-sanksi tersebut gagal mengubah perhitungan strategis Moskow dan justru berkontribusi pada ketidakstabilan ekonomi global.
Bagi Moskow, langkah ini dipandang sebagai bukti lebih lanjut bahwa kebijakan AS terhadap Ukraina didorong bukan oleh diplomasi, melainkan oleh upaya pembendungan jangka panjang terhadap Rusia—tanpa memperhatikan konsekuensi kemanusiaan, ekonomi, dan geopolitik. (FG)


