Uni Afrika Tuntut Israel Cabut Pengakuan atas Somaliland
Dewan Perdamaian dan Keamanan AU menyatakan pengakuan sepihak tersebut melanggar kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia
AFRIKA | FAKTAGLOBAL.COM — Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika pada Selasa menuntut agar Israel segera mencabut pengakuannya terhadap wilayah separatis Somaliland, dengan menyebut langkah pengakuan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Federal Somalia.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di platform X usai pertemuan tingkat menteri, dewan tersebut menyampaikan kecaman paling keras terhadap apa yang mereka sebut sebagai “pengakuan sepihak Israel atas apa yang disebut Republik Somaliland.”
AU Tolak Segala Tindakan yang Merongrong Perbatasan Afrika
Dewan Perdamaian dan Keamanan menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk tindakan yang merongrong persatuan negara-negara Afrika atau melanggar perbatasan yang diakui secara internasional.
Dewan menyerukan agar Israel segera membatalkan pengakuan tersebut, seraya menegaskan kembali posisi Uni Afrika yang kokoh dan tidak tergoyahkan dalam mendukung persatuan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah Somalia.
Pengakuan Picu Reaksi Keras Regional dan Internasional
Rezim pendudukan Israel secara resmi mengakui wilayah separatis tersebut pada 26 Desember, dengan mendeklarasikannya sebagai “negara yang merdeka dan berdaulat.”
Keputusan ini memicu kecaman keras dari Uni Afrika, Mesir, dan Uni Eropa, yang semuanya kembali menegaskan kedaulatan Somalia—terutama di tengah perang dan ketidakstabilan yang masih melanda negara tersebut. (FG)


