Wakil Panglima IRGC: Darah Syahid Imam Khamenei Akan Melahirkan Kemenangan Baru
Wakil Panglima IRGC menegaskan bangsa Iran tidak akan pernah meninggalkan jalan Pemimpin Revolusi yang syahid dan menyebut darah beliau akan menjadi titik balik baru bagi kemenangan Islam.
IRAN, FAKTAGLOBAL.COM – Wakil Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigjen Ahmad Vahidi, menegaskan bahwa musuh-musuh Republik Islam Iran tidak akan pernah menyaksikan bangsa Iran menyerah. Ia menekankan bahwa warisan Pemimpin Revolusi Islam yang syahid akan terus menjadi penuntun bagi bangsa Iran.
Berbicara dalam acara duka untuk Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei, Vahidi mengatakan bahwa pihak-pihak yang tidak mampu menerima kehormatan, martabat, dan kemerdekaan Iran harus memahami bahwa darah suci Imam yang syahid akan menjadi titik balik baru dalam kemenangan Islam atas front kekufuran global.
“Musuh-musuh tidak akan pernah melihat hari ketika bangsa ini menyerah,” kata Vahidi.
Tetap Setia pada Jalan Imam yang Syahid
Vahidi menegaskan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah meninggalkan cita-cita dan jalan yang telah digariskan oleh Pemimpin Revolusi Islam yang syahid. Menurutnya, kehadiran beliau tetap hidup di dalam hati bangsa Iran.
“Kami tidak akan pernah terpisah darinya. Beliau hidup di hati kami, di jiwa kami, dan di dalam ruh kami,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei akan tetap menjadi sumber inspirasi yang abadi, bukan hanya bagi Iran tetapi juga bagi seluruh umat Islam.
“Beliau akan tetap kekal dan abadi bagi kami semua, bagi Iran yang kami cintai, dan bagi umat Islam. Kami tidak akan pernah mengucapkan selamat tinggal kepadanya,” katanya.
Darah Syahid Akan Menguatkan Perlawanan
Menutup pernyataannya, Vahidi kembali menegaskan kepada musuh-musuh Iran bahwa kesyahidan Pemimpin Revolusi tidak akan melemahkan Republik Islam, melainkan semakin memperkuatnya.
Ia kembali menekankan bahwa darah suci Syahid Imam Ayatollah Sayyed Ali Khamenei akan menjadi “titik balik baru dalam kemenangan Islam atas front kekufuran global,” sekaligus menegaskan tekad Iran untuk terus melanjutkan jalan yang telah dirintis oleh Pemimpin Revolusi yang syahid. (PW)


