Yaman Gabung Perang: Rudal Balistik Pertama Hantam Israel Selatan
Pasukan Bersenjata Yaman mengonfirmasi operasi sukses yang menargetkan lokasi militer sensitif Israel, berjanji akan melanjutkan serangan hingga agresi terhadap front perlawanan dihentikan.
Yaman, FAKTAGLOBAL.COM - Pasukan Bersenjata Yaman pada Sabtu mengumumkan pelaksanaan operasi militer pertama mereka yang menargetkan sasaran militer sensitif milik Israel di selatan Palestina yang diduduki menggunakan rentetan rudal balistik.
Menurut pernyataan resmi yang disampaikan oleh Brigadir Jenderal Yahya Saree, operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap eskalasi yang terus berlangsung, termasuk serangan terhadap infrastruktur serta pembunuhan warga sipil di Lebanon, Iran, Irak, dan Palestina.
Serangan Terkoordinasi di Tengah Meluasnya Operasi Perlawanan
Pasukan Bersenjata Yaman menyatakan bahwa serangan rudal tersebut berlangsung bersamaan dengan apa yang mereka sebut sebagai “operasi heroik” yang dilakukan oleh pasukan perlawanan di Iran dan Hizbullah di Lebanon.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa operasi tersebut berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
“Operasi ini dilaksanakan dengan pertolongan Allah dan tawakal kepada-Nya, dan telah berhasil mencapai tujuannya,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Dukungan Langsung untuk Iran dan Front Perlawanan Regional
Operasi ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang sebelumnya telah diumumkan, yakni intervensi militer langsung Yaman dalam mendukung Republik Islam Iran dan gerakan perlawanan di kawasan.
Pasukan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa serangan ini merupakan bagian dari komitmen yang lebih luas untuk merespons agresi berkelanjutan serta pembantaian terhadap negara dan kelompok yang berada di garis perlawanan.
Operasi Akan Terus Berlanjut Hingga Tujuan Tercapai
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa operasi militer Yaman akan terus berlanjut hingga seluruh tujuan yang telah diumumkan tercapai dan hingga agresi terhadap seluruh front perlawanan benar-benar dihentikan.
“Operasi kami akan terus berlanjut, dengan izin Allah, hingga tujuan yang telah diumumkan tercapai… dan hingga agresi terhadap seluruh front perlawanan dihentikan,” tegas pernyataan itu.
Pasukan Bersenjata Yaman kembali menegaskan sikap keteguhan dan tekad mereka, menyatakan bahwa Yaman akan tetap “merdeka, bermartabat, dan berdaulat,” serta menegaskan kemenangan bagi Yaman dan “seluruh kaum merdeka dari umat ini.”
Pernyataan tersebut dikeluarkan dari Sana’a pada 9 Syawal 1447 H, bertepatan dengan 28 Maret 2026.
Pernyataan Lengkap Pasukan Bersenjata Yaman
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
Allah Yang Maha Tinggi berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian.”
Maha Benar Allah Yang Maha Agung.
Sebagai pelaksanaan dari apa yang telah disampaikan dalam pernyataan sebelumnya terkait intervensi militer langsung untuk mendukung Republik Islam Iran serta front-front perlawanan di Lebanon, Irak, dan Palestina, dan seiring dengan eskalasi militer yang terus berlangsung, penargetan infrastruktur, serta kejahatan dan pembantaian terhadap saudara-saudara kami di Lebanon, Iran, Irak, dan Palestina, maka Pasukan Bersenjata Yaman—dengan pertolongan Allah dan bertawakal kepada-Nya—telah melaksanakan operasi militer pertamanya.
Operasi ini dilakukan dengan menggunakan rentetan rudal balistik yang menargetkan sasaran militer sensitif milik musuh Israel di selatan Palestina yang diduduki.
Operasi ini berlangsung bersamaan dengan operasi heroik yang dilakukan oleh para mujahidin kami di Iran dan Hizbullah di Lebanon, dan dengan karunia Allah, operasi ini berhasil mencapai tujuannya.
Operasi kami, dengan izin Allah, akan terus berlanjut hingga tujuan-tujuan yang telah diumumkan tercapai, sebagaimana dinyatakan dalam pernyataan sebelumnya, dan hingga agresi terhadap seluruh front perlawanan dihentikan.
Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung dan Penolong.
Hidup Yaman—merdeka, bermartabat, dan berdaulat.
Kemenangan bagi Yaman dan seluruh kaum merdeka dari umat ini.
Sana’a, 9 Syawal 1447 H
Bertepatan dengan 28 Maret 2026
Dikeluarkan oleh Pasukan Bersenjata Yaman (FG)


