Zelensky Sebut AS Ajukan Format Baru untuk Perundingan Perdamaian
Ukraina Akan Memutuskan Setelah Menilai Pembicaraan Bilateral dengan Washington; Rusia dan Eropa Diperkirakan Terlibat
Ukraina, FAKTAGLOBAL.COM — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah mengusulkan sebuah kerangka baru untuk perundingan perdamaian dengan Rusia, seiring meningkatnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.
Berbicara kepada wartawan pada Sabtu di Kyiv, Zelenskyy mengatakan bahwa Ukraina akan memutuskan apakah akan menerima format yang diusulkan tersebut setelah mengevaluasi hasil pembicaraan bilateral terbaru dengan para perunding AS, yang kembali dilanjutkan pada Jumat.
Menurut Zelensky, Washington juga mengindikasikan akan menggelar pembicaraan terpisah dengan perwakilan Rusia.
“Sejauh yang saya pahami, mereka mengusulkan format berikut: Ukraina, Amerika Serikat, Rusia—dan karena perwakilan dari Eropa juga hadir, maka Eropa kemungkinan akan terlibat juga,” ujarnya.
Kontak Diplomatik Meningkat di Tengah Mandeknya Perundingan Langsung
Para perunding AS dijadwalkan bertemu dengan pejabat pemerintah Rusia pada Hari Sabtu di Florida. Sementara itu, Rustem Umerov, kepala delegasi Ukraina, mengatakan bahwa perwakilan Ukraina dan Eropa telah menggelar pembicaraan dengan mitra Amerika mereka di Amerika Serikat pada Jumat dan sepakat untuk segera melanjutkan kontak.
Ukraina dan Rusia belum mengadakan perundingan langsung sejak Juli. Namun, diplomasi shuttle yang didukung AS dan bertujuan mengakhiri perang Rusia melawan Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Zelensky Tolak Pemilu di Wilayah yang Dikuasai Rusia
Dalam bagian lain pernyataannya, Zelenskyy menolak kemungkinan penyelenggaraan pemilu di wilayah Ukraina yang dikuasai Rusia, dengan menegaskan bahwa kondisi keamanan harus sepenuhnya terjamin sebelum proses pemilihan apa pun dapat dilaksanakan.
Ia juga menggambarkan situasi di kawasan pelabuhan selatan Odesa sebagai semakin sulit, seraya menyebut Rusia telah meningkatkan serangan yang bertujuan menghambat akses Ukraina ke Laut Hitam.
Zelenskyy memperingatkan bahwa langkah-langkah tersebut menegaskan berlanjutnya tekanan militer Moskow, bahkan ketika upaya diplomatik tengah dijajaki. (FG)


